Jangan Terkecoh, Ini Perbedaan Xiaomi Garansi Resmi dan Garansi Distributor

Bagi calon pembeli ponsel Xiaomi, mungkin terkadang bingung dengan produk yang bertuliskan garansi distributor dan garansi resmi.

Jangan Terkecoh, Ini Perbedaan Xiaomi Garansi Resmi dan Garansi Distributor
Xiaomi
Ilustrasi Xiaomi Mi Max 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bagi calon pembeli ponsel Xiaomi, mungkin terkadang bingung dengan produk yang bertuliskan garansi distributor dan garansi resmi.

Apalagi, sebagian besar ponsel Xiaomi yang ditawarkan di lapak-lapak online berstatus garansi distributor.

Sebenarnya, apa perbedaan Xiaomi garansi resmi dan garansi distributor? Penjelasan sederhananya seperti ini.

Xiaomi garansi distributor masuk ke Indonesia lewat importir umum, atas izin resmi kementerian terkait.

Produk seperti ini biasa disebut Garansi Distributor alias barang BM (Black Market).

Soal status barangnya, tetap asli produksi Xiaomi, bukan replika atau tiruan.

Namun, Xiaomi garansi distributor memang tujuan awalnya untuk dipasarkan di China sana.

Nah, ketika masuk Indonesia, tidak ada penyesuaian dengan standar di Indonesia. Baik software maupun hardware. Alhasil, ada beberapa fitur yang tidak bisa berfungsi.

Ini bisa dibandingkan ketika ada tenaga kerja Indonesia dari Hongkong pulang ke Indonesia membawa smartphone yang beredar di sana, lalu menemui masalah, yakni beberapa fitur ponselnya tak berfungsi. Misalnya, 4G tidak aktif.

Tawaran Xiaomi garansi distributor memang lebih menggiurkan. Sebab, pilihan modelnya lebih banyak. Harganya pun jauh lebih murah.

Halaman
1234
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved