Harap-harap Cemas, Terpidana Mati Ridho Masih Tunggu Putusan Banding

Enam tersangka kasus kepemilikan ganja seberat 134 kg yang sudah divonis oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang melakukan banding

Harap-harap Cemas, Terpidana Mati Ridho Masih Tunggu Putusan Banding
net/ilustrasi
palu hakim

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Enam tersangka kasus kepemilikan ganja seberat 134 kg yang sudah divonis oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang melakukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang.

Hasil banding empat dari dari enam bandar besar narkoba tersebut pun ditolak oleh PT Tanjung Karang.

Humas PT Tanjung Karang Jesayas Tarigan mengatakan, dari semua tersangka bandar narkoba tersebut telah melakukan banding ke PT Tanjung Karang.

Baca: Roro Fitria Kerap Dikunjungi Sosok Misterius, Kini Tak Lagi Menangis di Penjara

"Ya mereka banding semua, tapi sudah diputuskan empat orang, yang mana bandingnya ditolak," ujarnya Jesayas, Minggu 18 Maret 2018.

Masih kata dia, empat orang ini meliputi Hendrik Saputra dan Haryono yang masih tetap dijatuhi vonis mati. Sedangkan Risqi Arijumanto tetap divonis pidana penjara seumur hidup dan Agus Purnomo tetap divonis 20 tahun.

"Jadi dua orang tetap hukum mati, satu seumur hidup dan satunya 20 tahun, jadi keempatnya tetap dikuatkan," tuturnya.

Baca: Tak Lagi Dipakai Ritual Ekstrem, Begini Kondisi Rumah Mewah Roro Fitria, Merinding

Sementara itu, lanjutnya, untuk terpidana vonis mati Satria Aji Andika dan Ridho Yudiantara belum ada putusan bandingnya dan masih menunggu.

"Belum, Ridho dan Satria besok Selasa dan menungu bandinganya. Jadi hakim ada jadwal sidangnya, kebetulan hakim yang menangani jadwalnya Ridho dan Satria itu hari selasa tanggal 20 Maret nanti jadi kita lihat apakah putusan atas Ridho dan Satria dirombak atau dikuatkan kita belum tahu," tutupnya.

Sebelumnya, empat dari enam bandar narkoba diputus pidana hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis, 11 Januari 2018.

Keempat terdakwa diantaranya Hendrik Saputra,Haryono, Satria Aji Andika dan Ridho Yudiantara.

Sedangkan bandar narkoba lainnya, Agus Purnomo dijatuhi majelis hakim pidana hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, kemudian terdakwa Rizki Arijumanto di vonis pidana hukuman penjara seumur hidup.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help