Berita Video Tribun Lampung
Mi Ayam Pelangi Kedai Abu Alif, Enak dan Tanpa MSG
Mi ayam ini terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas dan bisa dipastikan rasanya nikmat di lidah.
Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mi ayam adalah makanan yang cukup populer di Indonesia. Makanan khas ini tidak hanya digemari segala usia.
Mi ayam biasanya terbuat dari mi kuning direbus mendidih, kemudian ditaburi saos kecap khusus beserta daging ayam dan sayuran. Mi Ayam terkadang ditambahi dengan bakso, pangsit dan jamur.
Baca: Cantiknya Prilly Latuconsina dalam Balutan Busana Bertabur Beaded, Kepoin Yuk!
Baca: Capek Selalu Berperan Menangis, Dewi Sandra Tertantang Main di Film Genre Ini
Baca: Inikah Bukti Ely Sugigi Sudah Menikah Siri dengan Pacar Berondongnya?
Namun lain halnya dengan mi ayam kreasi ‘Kedai Abu Alif’ ini, yang terdiri dari beberapa varian warna. Mulai dari pink, orange, hijau, dan ungu.
Selain itu, mi ayam ini terbuat dari bahan-bahan yang berkualitas dan bisa dipastikan rasanya nikmat di lidah.
Mi ayam yang ditawarkan di Kedai Abu Alif ini sangatlah spesial, karena semua mi harganya yang dipatok dengan harga Rp 12 ribu dengan porsi jumbo.
Pemilik kedai Mi Ayam Abu Alif, Rizal (40) menjamin mi buatannya sehat dan tidak menggunakan MSG (vetsin).
“Mi yang kami gunakan bebas pengawet dan warnanya ini juga dari bahan alami, untuk pembuatannya juga kami tidak menggunakan MSG,” ucap Rizal
Dia juga menjelaskan tentang bahan-bahan untuk pembuatan warna mi.
“Kalau buat warna pink itu dari buah naga, hijau dari sawi, oranyenya dari wortel, untuk yang warna ungu dari ubi ungu. Untuk metode pembuatannya saya blender dulu baru nanti dicampurkan dengan mie yang akan diberi warna,” jelas Rizal.
Ia juga menambahkan bahwa mi ayam buatannya tanpa bahan pengawet.
"Mi ini ngga pake pengawet sama sekali, dan kalau dibiarkan saja tahan sampai dua hari. Kalau dimasukkan lemari es lalu dilapisi kain, bisa sampai seminggu. Kecap dan saus yang digunakan juga berkualitas dan terkenal. Biasanya di tempat lain pakai saus kiloan, tapi saya tidak. Tetap terjamin kualitasnya,” tambah Rizal.