Pengamat Nilai Terminal Rajabasa Harus Ditata Ulang

Hal tersebut bertujuan mengubah kesan kumuh dan kesemrawutan, yang tersemat pada Terminal Rajabasa saat itu.

Pengamat Nilai Terminal Rajabasa Harus Ditata Ulang
TRIBUN LAMPUNG/Noval Andriansyah
Gedung AKAP (kanan) dan gedung AKDP (kiri) Terminal Rajabasa, Kamis (5/4/2018). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Keberadaan gedung AKAP dan AKDP merupakan bagian dari penataan ulang Terminal Rajabasa.

Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Lampung, IB Ilham Malik mengungkapkan, hal tersebut bertujuan mengubah kesan kumuh dan kesemrawutan, yang tersemat pada Terminal Rajabasa saat itu.

"Dengan adanya kedua gedung tersebut, terminal diharapkan lebih tertata," kata Ilham, Rabu (4/4/2018).

Hal itu termasuk alur naik turun penumpang dari dan ke bus.

Baca: Ruang Tunggu Gedung Terminal Rajabasa Malah Jadi Lapangan Bulutangkis

Saat itu, lanjut Ilham, penataan ulang Terminal Rajabasa telah menjadi tuntutan banyak pihak, agar optimal memberikan pelayanan.

Sayangnya, penataan ulang tersebut ternyata belum memberikan hasil maksimal.

Kondisi itu dapat terlihat dari pemanfaatan gedung AKAP dan AKDP.

Minimnya penumpang maupun operator bus AKAP dan AKDP yang menggunakan kedua gedung itu, menunjukkan bahwa kebutuhan para pengguna belum terpenuhi.

Halaman
12
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help