Pemkot Metro Diminta Beri Porsi Khusus Bagi Penanganan Masalah Sosial

DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memberi porsi khusus terhadap jangka panjang penanganan sosial di wilayah setempat.

Pemkot Metro Diminta Beri Porsi Khusus Bagi Penanganan Masalah Sosial
TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
Nasrianto Effendi, Anggota DPRD Metro dari PKS. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO  - DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memberi porsi khusus terhadap jangka panjang penanganan sosial di wilayah setempat.

"Kasus pengeroyokan anak jalanan atau anak punk terhadap Satpol PP ini perlu dikaji mendalam. Karena kabar yang kami terima ada sekitar 40 kelompok atau komunitas yang sudah ada di Metro ini," ujar Nasrianto Effendi, Wakil Ketua Komisi I DPRD.

Baca: Ivan Gunawan Pacaran dengan Wanita Thailand Disebut Hanya Gimmick, Begini Kata Ruben Onsu

Karenanya, harus ada kebijakan baru terkait fenomena tersebut. Agar kelompok, komunitas, atau apapun bentuknya, itu bisa teratur dan terkontrol. Sehingga ke depan tidak ada gesekan-gesekan antar kelompok maupun dengan petugas.

"Metro sebagai kota ini, tidak bisa kita tolak ketika menjadi magnet orang datang dari luar dan berkumpul. Nah, kita harus punya wadah, untuk membina, melatih, agar tertata dan taat aturan. Itu yang utama," ungkapnya.

Baca: Mulai Masa Panen, Harga Beras di Pringsewu Masih di Kisaran Rp 11 Ribu

Karena itu, Metro harus memiliki Rumah Bersama. Sebuah tempat untuk menangani masalah-masalah sosial yang ada di Bumi Sai Wawai. Mulai dari psikologis dan kejiwaan, pendidikan, pelatihan, hingga aturan dan hukum.

"Jadi satu tempat yang melibatkan semua pihak. Ada institusi hukum misal TNI dan Polri untuk mengajarkan ketaatan dan ketertiban. Ada Dinas Tenaga Kerja untuk pelatihan, Dinas Sosial dan lainnya. Jadi semuanya terlibat. One stop building lah," imbuhnya.

Tags
Metro
DPRD
Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help