Home »

Video

Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Rumah Tua Nenek Markonah Mulai Rapuh dan Bocor, Butuh Uluran Pemerintah

Rumah tua berdinding geribik itu mulai terlihat rapuh. Beberapa papan pada bagian depan rumah sudah mulai terlihat keropos.

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Rumah tua berdinding geribik itu mulai terlihat rapuh. Beberapa papan pada bagian depan rumah sudah mulai terlihat keropos. Begitu juga dengan beberapa tiang pintu dan jendelanya. Tidak lagi terlihat ada sisa bekas cat. Papan kayu dan dinding geribiknya nampak kusam termakan usia.

Baca: VIDEO: HUT Ke-45, ASDP Gelar Sunatan Massal

Rumah yang terletak di Dusun Kayu Tabu, Desa Klawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, ini merupakan kediaman Markonah (73), seorang nenek yang kini tinggal sendiri setelah sang suami meninggal dunia sekitar 3 tahun lalu.

Bagi nenek Markonah, rumah tersebut memiliki kenangan yang mendalam. Ia telah tinggal di Dusun Kayu Tabu sejak puluhan tahun silam. Nenek Markonah sendiri berasal dari salah satu daerah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Baca: Unggah Foto Zaman ABG, Netizen Sebut Pelawak Ini Benar-benar Mirip Ariel Noah

Di usianya yang sudah senja, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh nenek Markonah untuk mencukup kebutuhan sehari-harinya. Ia banyak dibantu para tetangganya. “Saya sudah tidak bisa lagi bekerja, karena tenaga saya sudah tidak ada lagi. Sehari-hari hanya dirumah saja,” terangnya kepada Tribun Lampung saat menyambangi kediaman Markonah, Kamis, 12 April 2018.

Nenek Markonah memiliki 2 anak, satu anaknya telah berkeluarga. Dan satu lagi saat ini bekerja diluar negeri. Terkadang ia mendapatkan kiriman dari anak-anaknya. Ia sendiri mengaku memilih tinggal sendiri di rumahnya di dusun Kayu Tabu karena tidak ingin merepotkan anaknya.

Selain mendapatkan bantuan dari para tetangga, nenek Markonha juga mendapatkan program beras rastra setiap bulan untuk mencukupi kebutuhannya. Tetapi ia tidak mendapatkan program bantuan lainnya.

Nenek Markonah sendiri mengaku terkadang sering menangis di kala malam hari. Karena merasa kesepian, ia pun tidak berbuat banyak saat rumah tua yang ditinggalinya kini mulai bocor dan dinding-dindingnya keropos.

“Saya tidak punya uang untuk memperbaiki rumah. Jangankan untuk memperbaiki rumah untuk kebutuhan sehari-hari saya juga sering dibantu tetangga. Kalau hujan rumah ini bocor,” kata dia.

Karenanya ia sangat berharap ada program bantuan dari pemerintah yang bisa membantu dirinya untuk memperbaiki rumah tua yang didiaminya kini. Ia juga berharap jika memang ada program pemerintah untuk bisa membantu dirinya mencukup kebutuhan sehari-harinya. (*)

Sumber: Facebook Tribun Lampung

Videografer: Okta Kusuma Jatha

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help