TribunLampung/

Pilgub Lampung 2018

Begini Alasan Rakata Belum Daftar ke KPU Sebagai Lembaga Survei dan Hitung Cepat

Rakata Institute memastikan akan mendaftar secara resmi sebagia lembaga survei di KPU Lampung.

Begini Alasan Rakata Belum Daftar ke KPU Sebagai Lembaga Survei dan Hitung Cepat
Tribun Lampung/Beni Yulianto
Hasil survei Rakata untuk calon DPD RI asal Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung, Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Rakata Institute memastikan akan mendaftar secara resmi sebagia lembaga survei di KPU Lampung.

Dalam PKPU No 10 tentang Partisipasi Publik Dalam Pemilu, batas waktu pendafaran lembaga survei maksimal 30 hari sebelum hari pencoblosan.

“Setiap ada pilkada kita selalu mendaftar sebagai lembaga survei dan hitung cepat. Dan memang masa pendaftaran dibuka hingga jelang hari H. Pekan depan Rakata akan mendaftar sebagai lembaga survei dan hitung cepat pada 6 pilkada (Jabar, Jateng, Jatim, Lampung, Tanggamus dan Lampung Utara),” kata Direktur Eksekutif Rakata Institute, Eko Kuswanto, melalui pesan WhatsApp, Jumat 13 April 2018.

Baca: Artis Riza Shahab Ditangkap Polisi, Begini Kronologi Lengkapnya

Menurut Eko, dalam pilkada serentak gelombang kedua lalu, mereka juga mendaftarkan diir secara resmi di KPU.

Baca: Kabar Duka, Ibunya Meninggal Dunia, Ini Penyesalan Lucinta Luna

“Tahun lalu kami pun mendaftar sebagai lembaga survei dan hitung cepat pada 8 pilkada (5 di Lampung dan 3 di DKI, Banten, Bekasi). Mendaftarnya menunggu DPT fixed karena dalam pengajuannya selalu ditanyakan titik-titik mana yang harus dipantau. Kini DPT baru kelar (20 April) kan. Nah kami akan memulai mendaftar. Kalau tahun lalu bahkan agak last minute,” jelasnya.

“Rakata paling patuh kok sejak 2008 berdiri. Kita kolektor sertifikat KPU sbg lembaga survei dan hitung cepat, sudah 35 sertifikat/SK sebagai lembaga survei/hitung cepat kita kantongi selama ini,” pungkasnya. (ben)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help