Gerindra Sebut Tolak Tawaran Prabowo Cawapres Jokowi, PDIP: Tidak Ada yang Tidak Bisa

Komunikasi politik (dengan Prabowo) masih terus berlangsung. Sekarang pun masih terus berlangsung

Gerindra Sebut Tolak Tawaran Prabowo Cawapres Jokowi, PDIP: Tidak Ada yang Tidak Bisa
Fabian Januarius Kuwado
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo saat bertemu di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (17/11/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPP PDI-P Hendrawan Supratikno membenarkan adanya keinginan untuk memasangkan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2019.

Tujuannya yakni menghindari perpecahan antara pendukung Jokowi dan pendukung Prabowo.

"Karena platform ke depan, persatuan nasional lebih penting dibanding siapa yang akan jadi Presiden. Itu sebabnya muncul salah satu pandangan seperti itu (memasangkan Jokowi dan Prabowo)," kata Hendrawan kepada Kompas.com, Sabtu (14/4/2018).

Menurut Hendrawan, saat ini wacana tersebut masih terus dibahas oleh Jokowi dan parpol koalisi.

Belum ada keputusan final yang sudah disepakati.

"Komunikasi politik (dengan Prabowo) masih terus berlangsung. Sekarang pun masih terus berlangsung," kata Hendrawan.

Hendrawan menyadari, belakangan Prabowo sudah menyatakan kesiapannya untuk menerima mandat kader Partai Gerindra dan maju sebagai calon presiden.

Baca: Jokowi Berniat Gandeng Prabowo di Pilpres 2019 tapi Ditentang Sosok-sosok Ini

Baca: Andai Prabowo Ikhlas Ingin Bangsa Maju, Kami Harap Beliau Urungkan Niat Nyapres

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra di kediamannya, 11 April lalu.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help