Cahaya Naga Melesat, Ibu Tien Kemudian Wafat. Karier Presiden Soeharto Jadi Begini

sehari sebelum Ibu Tien wafat, konon, masyarakat Surakarta melihat seberkas cahaya hijau berbentuk ular naga

Cahaya Naga Melesat, Ibu Tien Kemudian Wafat. Karier Presiden Soeharto Jadi Begini
Bombastis.com
Konde Ibu Tien Soeharto. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ketokohan Soeharto saat menjabat Presiden RI tak diragukan lagi. Berkuasa selama 30 tahun menunjukkan betapa hebat Soeharto di kancah politik Tanah Air.

Di balik suksesnya Soeharto menduduki jabatan tertinggi di Republik ini tak terlepas dari peran istrinya.

Bahkan sejumlah kalangan menilai, aura kekuasaan Soeharto tak lepas dari kehebatan sang istri, Siti Hartinah atau dikenal sebagai Tien Soeharto.

Meninggalnya Sang Istri pada 28 April 1996, konon, meredupkan aura kekuasaan Pak Harto alias Soeharto.

Bahkan, saat tampil di muka umum, ia tampak renta, tanpa cahaya.

Sesekali, matanya terkadang menerawang.

Presiden Soeharto menerima sungkem dari Ibu Tien Soeharto pada hari Idul Fitri 1 Syawal 1415 Hijriah, 3 Maret 1995
Presiden Soeharto menerima sungkem dari Ibu Tien Soeharto pada hari Idul Fitri 1 Syawal 1415 Hijriah, 3 Maret 1995 (IST)

Sebab, sehari sebelum Ibu Tien wafat, konon, masyarakat Surakarta melihat seberkas cahaya hijau berbentuk ular naga melesat terbang dari Keraton Mangkunegaran.

Tak masuk akal memang, menghubungkan hal itu dengan karier seorang presiden.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help