Lampung Truck Community, Rutin Bantu Anggota yang Alami Masalah Kendaraan

Komunitas otomotif memang tidak ada habisnya. Mulai dari komunitas beroda dua, empat, hingga enam pun ada.

Lampung Truck Community, Rutin Bantu Anggota yang Alami Masalah Kendaraan

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG  - Komunitas otomotif memang tidak ada habisnya. Mulai dari komunitas beroda dua, empat, hingga enam pun ada.

Untuk yang beroda enam ini, namanya Lampung Truck Community (LTC). Komunitas ini hadir di Lampung sejak April 2015. Saat ini anggotanya telah mencapai 500-an orang.

Sebagai komunitas yang cukup lama eksis, LTC memiliki beragam aktivitas bersama. Mulai dari kopi darat (kopdar) alias kumpul-kumpul rutin, hingga kegiatan sosial.

Koordinator LTC Suhendra mengatakan, mereka kerap kumpul di depan SPBU Batalyon 134 TWEJ Natar setiap bulan.

Baca: Kemenag Bandar Lampung: Pelunasan BPIH 2018 terbagi Dua Tahap

Saat kumpul itu, mereka akan membicarakan banyak hal. Mulai dari urusan kendaraan, trouble- trouble yang dihadapi, hingga cerita mengenai keluarga masing-masing.

Selain itu, jika saat kumpul ada anggota yang mengalami trouble dengan kendaraannya, mereka pun akan berusaha membantu.

"Karena kita semua ini satu keluarga, satu profesi, jadi saling membantu jika ada keluarga LTC yang membutuhkan pertolongan. Ini seiring dengan semboyan kita yang berasaskan kekeluargaan," ujarnya, Senin (16/4).

Baca: (VIDEO) Calon Jemaah Haji Antre di Bank Syariah Mandiri Area Lampung

Diteruskan Suhendra, meski merupakan komunitas otomotif, bahasan mereka tidak selalu seputaran otomotif saja. Mereka juga kerap membicarakan kegiatan-kegiatan sosial. Bahkan mereka memiliki uang kas untuk menggelar berbagai kegiatan sosial. Uang kas ini dikumpulkan saat kopdar.

"Uang kas ini kita gunakan untuk membantu anggota kita yang mengalami musibah. Uang kas juga bisa dipinjamkan ke anggota yang membutuhkan," cerita Suhendra. Saat kumpul-kumpul mereka juga kerap memakai kaus hitam LTC.

Meski kumpul setiap bulan, bukan berarti komunikasi mereka sebulan sekali. Komunikasi tetap terjalin intensif melalui media sosial WhatsApp. Media ini menjadi media sharing, diskusi hingga bertukar informasi dan kegiatan LTC.

Menariknya lagi, kegiatan-kegiatan LTC pun diekspose melalui akun resmi facebook mereka, Lampung Trucuk Community. Sehingga, masyarakat umum mengetahui kegiatan mereka dan juga anggota yang tidak sempat hadir juga bisa melihat.(byu)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help