Soal Partai Setan dan Partai Allah, Wakil Ketua Umum MUI Bela Amien Rais

Soal Partai Setan dan Partai Allah, Wakil Ketua Umum MUI Ini Bela Amien Rais

Soal Partai Setan dan Partai Allah, Wakil Ketua Umum MUI Bela Amien Rais
Kompas.com
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasinal Amien Rais. 

Pernyataan itu dinilai melawan hukum karena bernada provokasi dan berpotensi akan memecah belah bangsa Indonesia yang selama ini hidup rukun.

Laporan Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi diterima polisi dengan nomor LP/2070/IV/2018/PMJ/Dit Reskrimsus. Amien Rais terancam dijerat Pasal 156 A KUHP tentang ujaran kebencian SARA dan penodaan agama melalui, serta Pasal 28 Ayat 2 juncto Pasal 45 A Ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Kepada polisi, Aulia juga telah menyertakan barang bukti berupa print out berita yang memuat pernyataan Amien Rais untuk menguatkan pasal yang disangkakan.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin memberikan tanggapannya terkait pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais soal partai Allah dan partai setan.

Menurut Ma'ruf, saat ini semua partai memiliki nilai-nilai keagamaan alias religius.

"Wah nggak ada lah. Sekarang ini semua partai religius," katanya usai menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Ma'ruf meminta semua pihak agar tak masuk pada isu tersebut, mengingat hal itu sangat sensitif dan berpotensi menimbulkan konflik baru.

"Tidak tepatlah. Jangan mendikotomi lah nanti timbul konflik baru, partai Islam partai setan. Janganlah kita masuk pada wilayah itu. Sangat berbahaya sekali," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, penjelasan partai Allah (hizb Allah) dan partai setan (hizb syaithan) memang terdapat dalam Alquran, tepatnya pada surat Al Muhadilah ayat 19 hingga 22.

"Memang di dalam Alquran surat Al-Mujadilah ayat 19-22 itu menerangkan adanya dua golongan manusia yaitu golongan setan (hizb as-syaithan) dan golongan Allah (hizb Allah)," ungkap Zainut.

Halaman
1234
Penulis: taryono
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved