Kasus Pernikahan Dini di Lampura Didominasi Akibat Pergaulan Bebas 

Kementrian Agama(Kemenag) Lampura mengatakan selama dua tahun jumlah Pasangan dibawah Umur yang melakukan pernikahan dini sebanyak 239 pasangan.

Kasus Pernikahan Dini di Lampura Didominasi Akibat Pergaulan Bebas 
tribunnews
ilustrasi pernikahan dini 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Selama tahun 2016 dan tahun 2017 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP dan PA) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) mencatat ada 239 Pasangan dibawah Umur yang melakukan Pernikahan Dini.

Baca: GRAFIS: Beli Rumah dengan BPJS Ketenagakerjaan, Cukup DP 1 Persen

Kabid Pemenuhan Hak Anak Rahmatulaili mewakili Kepala SPP dan PA Lampura Natalia Manan mengatakan, pada tahun 2016 hingga tahun 2017 DPP dan PA Lampura mendapat data dari KUA(Kantor Urusan Agama) Kementrian Agama(Kemenag) Lampura bahwa selama dua tahun jumlah Pasangan dibawah Umur yang melakukan pernikahan dini sebanyak 239 pasangan.

Baca: Masih Ingat Dokter Ganteng Anton Tanjung? Unggahan Foto Terbarunya Bikin Para Cewek Terpotek Hati!

Untuk alasan dilakukannya pernikahan dini sendiri lanjut Rahmatulaili, jika dilihat anak-anak yang melakukan pernikahan dini itu kebanyakan karena mengikuti pergaulan bebas.

"Kita juga menemukan ada beberapa kasus ada yang kurang perhatian dan kasih sayang dari orangtua dan ada yang tidak tinggal dengan orang tua alias Kos.
Untuk itu saya minta pengawasan orang tua harus ditingkatkan,"turu Rahmatulaili saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (17/4)

Ketika ditanya apakah berbahaya atau tidak dilakukannya pernikahan dini bagi anak dibawah umur? Rahmatulaili menyatakan, untuk segi kesehatan wanita dengan usia belum mencapai umur diatas 20 tahun tentunya belum siap untuk mengandung dan melahirkan.

Karena usia yang sehat untuk wanita melahirkan dan mengandung itu yakni usianya diatas 20 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk pria.

Kemudian mental anak-anak itu juga dipastikan belum memiliki kesiapan untuk menghadapi rumah tangga.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved