BREAKING NEWS LAMPUNG

Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman 700 Gram Sabu di Dalam Bagasi Bus 

Satuan narkotika Polres Lampung Selatan menggagalkan upaya pengiriman paket narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 700 gram.

Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman 700 Gram Sabu di Dalam Bagasi Bus 
Tribunlampung/Dedi
Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman 700 Gram Sabu di Dalam Bagasi Bus. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL - Satuan narkotika Polres Lampung Selatan menggagalkan upaya pengiriman paket narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 700 gram. Paket sabu-sabu diamankan dalam pemeriksaan rutin di sea port interdiction pelabuhan Bakauheni, selasa (10/4) april lalu.

Baca: Puluhan Petani Cengkeh dan Kelapa Kopyor di Lamsel Bakal Terima Bantuan Bibit

Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan mengatakan, paket narkoba jenis sabu-sabu yang dikemas dalam 7 bungkus plastik klip itu ditemukan petugas dalam bagasi bus ALS jurusan Medan-Jakarta.

Baca: Heboh Tarian Erotis di Pantai Jepara, Ternyata Segini Tarif yang Dibayar Panitia ke 3 Penari

Paket narkoba tersebut merupakan barang kiriman dari Kota Medan dengan tujuan loket bus ALS di Tanggerang. Paket sabu-sabu tersebut disimpan dalam kotak bekas lampu led.

“Dari pengembangan yang kita lakukan, kita berhasil mengamankan tersangka Husman warga Medan saat hendak mengambil paket kiriman yang berisi peket sabu-sabu tersebut di pull bus ALS,” ujar mantan Kapolres Pesawaran itu, selasa (17/4).

Dari pengakuan tersangka, paket kiriman tersebut diakui milik tersangka. Tersangka mengirimkan paket narkoba tersebut melalui jasa pengiriman untuk menghindari pemeriksaan di sea port.

“Tersangka sengaja memanfaatkan jasa pengiriman paket melalui bus. Sementara tersangka naik kendaraan lainnya. Lalu saat tiba di  pull bus yang ada Tanggerang tersangka mengambil paket,” terang AKBP M. Syarhan.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) UU nomor : 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help