Pernah Dengar Orienteering? Begini Keseruan Aktivitas Para Pegiatnya

Keunikan orientering bisa digelar di perkotaan, tempat keramaian, pedesaan, sekolah, dan lainnya.

Pernah Dengar Orienteering? Begini Keseruan Aktivitas Para Pegiatnya
DOK FONI LAMPUNG
Anggota Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) sedang melakukan kegiatan 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Ferika Okwa Romanto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menguasai navigasi mutlak dibutuhkan para pecinta alam.

Tujuannya, saat menjelajahi medan baru berbagai kondisi dan risiko dapat dilalui selamat.

Terkait navigasi, di Bumi Ruwa Jurai terdapat wadah fokus kegiatannya seputar hal tersebut yakni, Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI).

Ketua FONI Lampung, Ermadanu mengatakan, organisasi dibentuk 11 Januari 2018 ini bergerak bidang olahraga orienteering menggunakan alat manual berupa peta dan kompas sebagai media utama.

"Orienteering awalnya adalah permainan yang digunakan para tentara dunia untuk meningkatkan keterampilan bernavigasi. Kini dikembangkan jadi pedoman para pecinta alam," ujar Danu sapaan akrab pria ini.

Baca: Besok Indomie Siap Pecahkan Rekor di Australia. Ini Bocoran Kegiatannya

Para anggota FONI imbuhya, terdiri dari Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), Siswa Pecinta Alam (Sispala), hingga Kelompok Pecinta Alam (KPA).

Secara kelembagaan. wadah ini memiliki lebih dari 30 anggota berbagai organisasi pecinta alam di dalamnya menghimpun total 450 anggota.

Aktivitas anggota Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI).
Aktivitas anggota Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI). (DOK FONI LAMPUNG)

Disinggung agenda rutin, Danu menjelaskan, pihaknya menggelar simulasi rutin minimal satu bulan sekali.

Halaman
123
Penulis: Ferika Okwa Romanto
Editor: martin tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help