Cara TDM Tanamkan ”Virus” Safety Riding kepada Remaja

Kegiatan ini jadi salah satu cara berbeda dari Honda untuk bisa menanamkan virus safety riding kepada seluruh lapisan elemen masyarakat di Lampung.

Cara TDM Tanamkan ”Virus” Safety Riding kepada Remaja
Istimewa
Safety riding yang digelar TDM di SMPN 7 Bandar Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - PT Tunas Dwipa Matra selaku diler utama sepeda motor Honda di Lampung kembali menggelar safety riding kepada kalangan remaja di Lampung.

Kali TDM ini memberikan pelatihan safety riding di SMP Negeri 7 dan SMP Negeri 32 Bandar Lampung pada Jumat, 4 Mei 2018 lalu.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa ini berlangsung meriah. Ini terlihat dari sambutan yang sangat antusias dari seluruh peserta yang hadir.

Baca: Kalahkan Ronaldo, Deddy Corbuzier Ungkap Rahasia Usia Biologisnya Setara Remaja 17 Tahun

Dalam kegiatan ini, TDM langsung didampingi oleh tim safety riding Astra Honda Motor. Kegiatan yang bekerja sama dengan Dikyasa Satlantas Polresta Bandar Lampung itu sekaligus melaksanakan acara bertema #Cari_aman untuk remaja dalam mendukung gelaran Operasi Patuh Krakatau 2018.

Instruktur Safety Riding TDM Tri Munardi mengaku senang melihat ada instansi pendidikan yang peduli terhadap keselamatan berkendara.

Kegiatan ini jadi salah satu cara berbeda dari Honda untuk bisa menanamkan virus safety riding kepada seluruh lapisan elemen masyarakat di Lampung.

“Jadi tantangan, karena kami harus memberikan materi keselamatan berkendara kepada siswa-siswi yang belum diperbolehkan untuk mengendarai sepeda motor. Sehingga materi yang kami berikan cukup berbeda. Tapi, intinya adalah cari aman di jalan raya," jelas Tri dalam rilisnya, Sabtu (5/5).

Baca: Inilah Daftar Motor Mewah Seharga Mobil di Ajang IIMS 2018

Adapun materi diberikan baik secara teori dengan konsep edukasi drama kreativitas siswa-siswi SMPN 1 Bandar Lampung. Seluruh siswa mendapatkan beberapa edukasi mengenai aturan lalu lintas, tertib serta beretika di jalan raya dan identifikasi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor di jalan raya.

Materi identifikasi kecelakaan menjadi cara berbeda yang dihadirkan oleh tim safety riding TDM pada kegiatan edukasi kali ini. Dari identifikasi, siswa-siswi belajar menganalisis berbagai macam kecelakaan yang melibatkan sepeda motor yang terjadi di jalan raya.

Mereka dituntut untuk bisa melihat permasalahan yang terjadi pada beberapa kasus kecelakaan yang sering ditemukan. Kemudian mencari faktor-faktor yang menyebabkan dan risikonya, serta memberikan solusi agar kejadian serupa tidak terlihat.

“Dari pelatihan ini, para siswa SMP yang belum boleh naik motor bisa menganalisis kenapa sebuah kecelakaan bisa terjadi, penyebab serta risikonya. Diharapkan mereka paham, sehingga nanti pada saat tiba waktunya mengendarai sepeda motor mereka bisa berhati-hati,” beber Tri. (*) 

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved