Erupsi Freatik Gunung Merapi, Ini yang Terjadi pada Penerbangan Lampung

Erupsi freatik Gunung Merapi pada Jumat (11/5) yang membuat Bandara Adisucipto sempat buka-tutup tidak memberikan dampak

Erupsi Freatik Gunung Merapi, Ini yang Terjadi pada Penerbangan Lampung
Mirror
Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Lebanon, Middle East Airlines. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Erupsi freatik Gunung Merapi pada Jumat (11/5) yang membuat Bandara Adisucipto sempat buka-tutup tidak memberikan dampak pada penerbangan dari Lampung.

General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Tanjung Karang Gatot Rijadi mengatakan, tidak ada penumpukan penumpang di Bandar Udara Raden Inten II mengingat belum ada rute penerbangan Garuda untuk Lampung-Yogyakarta.

"Semua via Cengkareng jadi penumpukan penumpang saat ini ada di Cengkareng," jelasnya saat dikonfirmasi siang harinya.

Baca: Baru Diungkap, Ini Peran yang Dimainkan Marsha Timothy di Film Wiro Sableng

Informasi dari Cengkareng, pada hari ini (kemarin) terdapat 8 penerbangan Garuda Indonesia yang dibatalkan terdiri dari GA253/252/11MAY Denpasar – Yogyakarta pp, GA206/207/11MAY Jakarta – Yogyakarta pp, GA208/209/11MAY Jakarta – Yogyakarta pp dan GA664/665/11MAY Balikpapan – Yogyakarta pp.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Hengki Heriandono mengungkapkan, "Sehubungan dengan peningkatan aktivitas erupsi Gunung Merapi tersebut, kami juga telah mempersiapkan contingency plan untuk penanganan penerbangan yang terdampak - termasuk penanganan penumpang," jelasnya dalam keterangan resmi.

Baca: Waduh, Jarang Tupo Driver Online Ini Banting Setir Jadi Jambret

Dengan situasi force majeure ini, lanjutnya, maka seluruh penumpang Garuda Indonesia terdampak pembatalan jadwal penerbangan Garuda Indonesia akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Merapi tersebut diberikan pilihan untuk merubah jadwal penerbangan (reschedule), reroute atau melakukan full refund sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Garuda Indonesia akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan aktivitas Gunung Merapi tersebut, khususnya aktivitas sebaran abu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan.

Garuda Indonesia mengimbau para penumpang untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui call center Garuda Indonesia di nomor 021-23519999 dan 0804 1 807 807. Penumpang juga dihimbau untuk memastikan nomor kontak atau alamat e-mail yang tercantum pada tiket agar kami dapat menghubungi apabila terjadi perubahan jadwal penerbangan.

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help