Kini Jadi Menu Bangsawan dan Mewah, Tak Disangka Makanan Ini Dulunya Menu Sampah

Makanan makanan ini bisa menghabiskan uang hingga jutaan rupiah sekali makan. Makanan ini memang identik dengan kemewahan.

Kini Jadi Menu Bangsawan dan Mewah, Tak Disangka Makanan Ini Dulunya Menu Sampah
Shutterstock / Kompas.com
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pernahkah Anda makan lobster di Zaman milenial ini?

Akui saja, lobster bukan makanan murah dan biasanya terdapat di restoran kelas atas.

Makanan makanan ini bisa menghabiskan uang hingga jutaan rupiah sekali makan.

Lobster memang identik dengan kemewahan.

Namun lobster dulu tidak diperlakukan demikian.

Baca: Jangan Disepelekan, Begini Tujuh Tanda Tubuh yang Kelebihan Konsumsi Garam

Baca: Bukit di Nusakambangan Bikin Bergidik, di Lokasi Inilah Napi Kelas Kakap Dijemput Maut

 

Faktanya, ketika para pemukim Eropa pertama kali mendarat di pantai AS, lobster sangat melimpah sehingga orang menggunakan lobster untuk pakan babi mereka.

Pada tahun-tahun awal di daerah pemukiman Eropa, penduduk pesisir Timur Laut menemukan lobster tersapu di pantai dengan tumpukan setinggi dua kaki.

Lobster
The Vintage News
Lobster

Lobster-lobster ini dianggap sampah atau 'serangga' yang sering disebut 'kecoa laut'.

Kembali pada tahun 1700-an, lobster Maine, atau Homarus Americanus, dilemparkan ke hewan ternak, cangkangnya digiling dan digunakan sebagai pupuk kandang.

Penduduk asli Amerika menggunakan lobster untuk memancing ikan.

Memang, sebelum tahun 1800-an, satu-satunya orang yang makan lobster adalah yang kurang beruntung: janda miskin, anak yatim piatu, pegawai kontrak, hingga narapidana.

Lobster
TVN
Lobster
Halaman
123
Editor: soni
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help