Pria Ini Selundupkan HP dalam Roti Tawar, Pasrah Saat Tercyduk Petugas Lapas Gunung Sugih

Saat itu NN hendak mengunjungi kakak kandungnya berinisial YS yang merupakan narapidana kasus narkoba.

Pria Ini Selundupkan HP dalam Roti Tawar, Pasrah Saat Tercyduk Petugas Lapas Gunung Sugih
ist
NN yang berusaha menyembunyikan hp di dalam roti tawar untuk diselundupkan ke Lapas Gunung Sugih, Sabtu, 12 Mei 2018. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Petugas Lapas Klas III Gunung Sugih kembali mengagalkan penyelunduan Handphone (HP) yang dilakukan oleh pemuda berinisial NN.

Warga Adijaya Lampung Tengah, saat itu hendak mengunjungi kakak kandungnya berinisial YS yang merupakan narapidana kasus narkoba.

Handphone diselundupkan di dalam roti tawar yang dibawanya ketika hendak berkunjung.

Namun berkat ketelitian petugas pengamanan pintu utama maka usaha itu dapat digagalkan.

Hal ini disampaikan Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani saat berada di Area P2U, Sabtu 12 Mei 2018.

Baca: Wanita Ini Dipidana Gara-gara Nyanyiannya Terdengar Seperti Raunang Kucing

Syarpani menyampaikan, kejadian seperti itu bukan yang pertama kali terjadi.

Beberapa waktu sebelumnya pernah terjadi hal serupa namun digagalkan petugas.

Kalapas selalu berpesan pada petugas untuk melakukan pemeriksaan secara detail dan sesuai prosedur, sehingga berbagai macam celah yang dimanfaatkan pengunjung bisa diminimalisir.

"Modus demikian memang sering dilakukan pengunjung karena merasa dianggap aman, tapi saya selalu menegaskan agar pemeriksaan selalu dilakukan sesuai SO.

Karena bisa jadi pengunjung memanfaatkan berbagai hal untuk menyelundupkan barang ke dalam Lapas," tegas Syarpani melalui rilis yang disampaikan ke Tribunlampung.co.id.

Baca: Bukan Membawa Misi Politik, Ini yang Dilakukan AYH di Politeknik dan Unila

Siapapun yang masuk dalam lapas baik petugas atau pengunjung akan diperiksa petugas.

Makanan dan minuman pun tak luput dari pemeriksaan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Semua kami periksa, kami selalu berkomitmen menjaga Lapas tetap aman dan kondusif. Kita sudah siapkan sarana komunikasi dalam lapas berupa Wartel Khusus Pemasyarakatan," pungkasnya.

Syarpani menegaskan akan memberikan sanksi bagi yang tidak taat

"Kami larang berkunjung bagi yang bersangkutan, tolong masyarakat dukung kami, patuhi aturan," kata pria penggemar masakan seruit Lampung ini. (*/rdi)

Penulis: Safruddin
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help