Pj Bupati Buka Rapat Koordinasi Percepatan Pelayanan Kenaikan Pangkat di Kabupaten Tanggamus

Hargai waktu, bagaimanapun kita sudah dikasih Tuhan waktu 24 jam, 8 jam nya kita di kantor, manfaatkan waktu tersebut dengan baik

Pj Bupati Buka Rapat Koordinasi Percepatan Pelayanan Kenaikan Pangkat di Kabupaten Tanggamus
Istimewa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID TANGGAMUS - Pejabat Bupati Tanggamus Ir Zainal Abidin MT, didampingi Kepala Kantor Regional (Kanreg) V Badan Kepegawaian Negara (BKN), Istati Atidah, SH., MH., dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanggamus dr Hj Nur Indrati, M. Kes., membuka Rapat Koordinasi Pelayanan Kenaikan Pangkat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus di Aula Hotel Hosana, Gisting, Selasa (08/05/2018).

Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, Asisten 3 Bidang Administrasi Drs. Firman Rani, dan Kadis Kominfo yang diwakili Kabid Humas Derius Putrawan serta Kabid Mutasi dan Kepegawaian BKPSDM Adi Gunawan.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan Kepala BKPSDM Hj. Nur Indrati, dikatakan bahwa tujuan di laksanakannya rapat koordinasi tersebut adalah untuk meningkatkan pelayanan administrasi dibidang kepegawaian, khususnya dalam bidang kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Tanggamus, agar pelayanan kepegawaian di Kabupaten Tanggamus dapat berjalan secara cepat dan tepat.

Adapun Kepala Kanreg V BKN  Istati Atidah menyampaikan bahwa setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatus Sipil Negara, terdapat perubahan yang sangat luar biasa. “Perubahannya kita tidak bisa seperti biasa biasa saja, tapi kita harus berubah dalam hal pelayanan,” katanya.

Alhamdulillah lanjut Istati, kerja sama dengan Kabupaten Tanggamus ini dalam hal kenaikan pangkat PNS tidak ada masalah.

Kalaupun ada masalah dapat segera diperbaiki.

“Permasalahan biasanya terdapat dalam penilaian prestasi kerja, ternyata di Kabupaten Tanggamus masih ada yang perlu di perbaiki.

Karena ada beberapa  PNS yang penilaian  prestasi kerjanya 75 dan itu artinya “cukup”, akan tetapi didalam SKP dikatakan “baik” yang kemudian diusulkan kenaikan pangkatnya. Padahal predikat cukup, tidak memenuhi syarat untuk kenaikan pangkat,

PNS yang diberi penghargaan kenaikan pangkat itu, syaratnya apabila penilaian prestasi  kerjanya minimal baik,” terang Istati.

Istati juga menjelaskan terkait dengan penerimaan CPNS, juga tentang pengangkatan tenaga honorer yang banyak beredar di internet.

Halaman
123
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help