Tambal Sulam Jalinteng Sumatera, Begini Keluhan Sopir dan Warga Lampung Utara

warga dan sopir kendaraan mengeluhkan hasil perbaikan tambal sulam jalinteng Sumatera ruas Kotabumi.

Tambal Sulam Jalinteng Sumatera, Begini Keluhan Sopir dan Warga Lampung Utara
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Sejumlah pekerja melakukan perbaikan berupa tambal sulam jalinteng Sumatera ruas Kotabumi, Lampung Utara, Minggu (13/5/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ANUNG BAYUARDI

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sejumlah warga dan sopir kendaraan mengeluhkan hasil perbaikan tambal sulam jalan lintas tengah Sumatera ruas Kotabumi, Lampung Utara.

"Lewat sini kayak naik kuda. Jalannya nggak rata," keluh Ardi, pengguna jalan, Senin (14/5/2018).

Pantauan Tribun, kondisi aspal hasil perbaikan jalan nasional itu tampak lebih tinggi dari aspal yang ada sebelumnya.

Ketinggian aspal tambal sulam mencapai 1-2 cm dari aspal sebelumnya.

"Nggak nyaman. Serasa melintas di jalan bebatuan, bukannya jalan aspal," kata Handoko, pengguna jalan.

"Aspal tambalannya lebih tinggi dari aspal sebelumnya," imbuh Handoko.

Ivan, warga Kotabumi, mengungkapkan, warga yang rumahnya berada di tepi jalinteng terganggu dengan hasil tambal sulam tersebut.

Warga merasakan getaran cukup kuat ketika mobil melintasi aspal hasil tambal sulam.

"Rumah kami ikut bergetar kalau ada truk besar melintas di depan. Karena, (aspal hasil) tambalannya sangat tinggi," ujar Ivan.

Sejumlah pekerja sibuk melakukan perbaikan jalan menggunakan alat berat sejak Minggu (13/5/2018).

Mereka menyiramkan aspal pada lubang-lubang jalan.

Rudi, seorang pekerja, menjelaskan, perbaikan jalinteng ini dalam rangka menghadapi Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2018.

Penulis: anung bayuardi
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help