Ini Cara Puji Kuswati Rayu Empat Anaknya Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri, Pantes Tergiur

Peristiwa ledakan bom di 3 gereja Surabaya menjadi peristiwa begitu memilukan bagi semua orang.

Ini Cara Puji Kuswati Rayu Empat Anaknya Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri, Pantes Tergiur
ist/sumber kepolisian
Foto keluarga terduga pelaku serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID  SURABAYA -- Peristiwa ledakan bom di 3 gereja Surabaya menjadi peristiwa begitu memilukan bagi semua orang.

Siapa sosok pelaku bom bunuh diri itu akhirnya terungkap? satu keluarga yang terdiri dari 4 orang anak-anak dan dua diantara masih begitu belia.

Banyak yang tak menyangka, ketika orangtuanya sampai hati mengajak anaknya menjadi pelaku bom bunuh diri.

Baca: 120 Wanita Siap Meledakkan Diri, Abu Bakar Baasyir: Pelaku Diperintah Intelijen, Benarkah?

Baca: Surga Tak Mungkin Semudah Itu, Kata Jusuf Kalla Tanggapi Aksi Bom Bunuh Diri

Baca: Pakai Kode Rahasia Smartphone Ini Kamu Bisa Dengar Rekaman Percakapan Telepon

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, pelaku ketiga serangan itu masih satu keluarga, keluarga Dita Supriyanto, yang merupakan warga Rungkut, Surabaya.

"Alhamdulilah, dari identifikasi sudah diketahui. Pelaku satu keluarga yang melakukan serangan ke tiga gereja," sebut Tito saat mendampingi Presiden RI Joko Wiedodo di RS Bhayangkara Polda Jatim, Minggu(13/5/2018) petang.

Tito menuturkan, Dita menyerang Gereja Pantekosta di Jalan Arjuna dengan mengendarai mobil bermuatan peledak yang ditabrakkan ke gereja.

"Ledakan di gereja Jalan Arjuno ini yang paling besar," jelas Tito.

Selanjutnya, istrinya Puji Kuswati dan dua anaknya meledakkan bom di GKI di Jalan Diponegoro.

Dia datang ke gereja dengan berjalan kaki bersama dua anak perempuannya, Fadilah Sari (12) dan Pemela Riskika (9).

Puji bersama dua anak perempuannya masuk ke gereja dengan membawa bom bunuh diri yang diikatkan di pinggang.

"Ciri sangat khas, korban rusak perutnya saja. Ibu meninggal, tapi juga ada korban masyarakat," terang Tito.

Halaman
1234
Editor: nashrullah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help