Bantah Disebut Serahkan Sporadik, Ali Malah Tuding Istrinya

Ali mengatakan, surat tanah sporadik tersebut bisa jadi diserahkan oleh istrinya kepada kakak kandungnya.

Bantah Disebut Serahkan Sporadik, Ali Malah Tuding Istrinya
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Persidangan lanjutan kasus dugaan pemalsuan sporadik di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu, 16 Mei 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Saksi Ali Ferdian membantah disebut menyerahkan surat tanah sporadik kepada terdakwa Irwandi.

Hal itu dikatakan Ali dalam persidangan lanjutan kasus dugaan pemalsuan sporadik di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu, 16 Mei 2018.

Sebelumnya Irwandi sempat menyatakan bahwa surat sporadik itu dia dapatkan dari Ali Ferdian, anak dari penggugat Darwin Muchlis. Ali pun membantah pernyataan tersebut.

"Itu tidak benar, Majelis Hakim. Saya tidak pernah memberikan surat sporadik. Bisa saja itu ulah istri saya, karena memang kami sedang dalam keadaan ribut dan proses perceraian," kata Ali.

Baca: Soal Isu Bom di Transmart, Begini Kata Kapolda

Saat dikonfirmasi ulang, Ali kembali menegaskan bahwa yang dikatakan Irwandi tidaklah benar.

"Oh tidak. Itu tidak benar. Kami tetap bersikukuh kami benar, dan dia (terdakwa) memalsukan surat kuasa untuk dijaminkan ke bank untuk itu saja," ucapnya.

Ali mengatakan, surat tanah sporadik tersebut bisa jadi diserahkan oleh istrinya kepada kakak kandungnya.

"Mungkin istri saya yang ngambil. Mungkin. Saya tidak pernah menyerahkan. Nanti saya siap menyerahkan saksi," jelasnya.

Ali membenarkan bahwa terdakwa Irwandi merupakan kakak iparnya alias kakak istrinya.

Baca: Kenali Berbagai Kode Rahasia di Ponsel yang Belum Anda Ketahui

"Terdakwa itu statusnya sebagai kakak ipar saya atau kakak istri saya. Tidak ada perdamaian antara pihak keluarga," tuturnya.

Ali pun menyebutkan soal investasi bodong. ”Jadi ini ada investasi bodong dilakukan oleh istri saya. Ini merugikan hingga Rp 40 miliar. Untuk investasi singkong. Ternyata ya bisnis itu tidak ada. Fiktif itu," tutupnya.

Persidangan kasus gugatan antara mertua dan kakak anak menantu terus bergulir. Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan satu saksi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu, 16 Mei 2018.

Persidangan yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Ahmad Lakoni itu menghadirkan saksi Ali Ferdian, anak kandung saksi korban atau penggugat Darwin Muchlis.

Permasalahan ini berawal dari perkara pemalsuan tanda tangan surat keterangan tanah (sporadik) oleh kakak kandung menantu Darwin Muchlis, yakni Irwandi, hingga akhirnya berbuntut panjang. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help