Terdakwa Bom Thamrin Dituntut Hukuman Mati, Ini 6 Fakta tentang Aman Abdurrahman

Terdakwa Bom Thamrin Dituntut Hukuman Mati, Ini 6 Fakta tentang Aman Abdurrahman

Terdakwa Bom Thamrin Dituntut Hukuman Mati, Ini 6 Fakta tentang Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Hari ini, terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU), Jumat (18/5/2018).

Dilansir dari Kompas.com, hal tersebut diketahui dari sidang pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Menuntut supaya majelis hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman dengan pidana mati," ungkap jaksa Anita Dewayani membacakan.

Berikut tim Tribunnews.com himpun fakta-fakta terkait Aman Abdurrahman, terdakwa bom Thamrin ini.

Simak selengkapnya di sini!

1. Pelanggaran yang dilanggar

Melansir dari Kompas.com, jaksa telah menilai perbuatan Aman telah melanggar dakwaan kesatu primer dan dakwaan kedua primer.

Yaitu, dakwaan kesatu primer adalah Aman dinilai melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6 Perppu Nomor 1 Tahun 2002, yang ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme sebagaimana dakwaan kesatu primer.

Untuk dakwaan kedua primer, Aman dinilai melanggar Pasal 14 juncto Pasal 7 Perppu Nomor 1 Tahun 2002 yang ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Jaksa mengatakan bahwa Aman sudah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana merencanakan dan/atau menggerakkan orang lain melakukan tindak pidana terorisme.

Halaman
1234
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help