Demi Tas Louis Vuitton, Pria Ini Rela sampai 3 Kali Ditembak Perampok. Luar Biasa Banget!
Walau sudah diberikan tembakan peringatan dari seorang pria yang ingin merampoknya, Jerad Kluting tak mau memberikan tas Louis Vuittonnya.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Walau sudah diberikan tembakan peringatan dari seorang pria yang ingin merampoknya, Jerad Kluting tak mau memberikan tas Louis Vuittonnya kepada si perampok tersebut.
Perampokan tersebut terjadi pada pukul 17.00 waktu setempat pada Senin 14 Mei 2018, Jerad sedang berjalan di Riley Street Holland Towndship.
Baca: John Paul Ivan Ngamuk, Namanya Disebut Ciptakan dan Nyanyikan Lagu 2019GantiPresiden. Hoax!
Petugas mengatakan bahwa perampoknya menodongkan senjata pada Jerad dan menginginkan tas yang dibawanya.
Setelah insiden tersebut terjadi, petugas menangkap seorang pria berusia 21 tahun dan menangkapnya.
Kapten Sheriff Ottawa Mark Bennet mengatakan bahwa ia membawa senjata api tersebut di mobilnya.
Baca: Adara Taista, Menantu Hatta Rajasa Meninggal Akibat Kanker Kulit, Inilah 10 Gejala dan Penyebabnya!
Polisi tidak menerbitkan nama dari pelakunya karena ia belum didakwa tapi Benner mengatakan bahwa terduga pelaku tak memiliki caatan kriminal.
"Pencurian ini terjadi sangat cepat. Di satu momen ia menodongkan senjata api yang ia letakkan di pinggangnya dan tangan satunya memasang bandana di mulutnya dan mengatakan 'berikan tasmu,' jelas Jerad saat kembali ke TKP untuk melakukan wawancara.
"Aku seperti, 'Kamu tak akan mendapatkan tas Louis Vuittonku.'
"Aku bekerja sangat keras untuk mendapatkannya dan tas ini selamanya berarti untukku.
Baca: Waduh, Terjatuh Saat Latihan Bebas Keempat MotoGP Perancis 2018, Valentino Rossi Start dari Nomor 9
Aku tak siap untuk menyerahkan tas ini ke seorang pencuri yang memintanya dariku."
Jerad mengatakan bahwa ia membayar banyak uang untuk tas itu dan mengatakan bahwa desainnya tak lagi diproduksi lagi.
"Aku membayar $1700 untuk tas ini... Aku sangat suka Louis Vuitton dan aku melihat tas ini jauh sebelum aku mampu membelinya dan aku menabung untuk membelinya," ungkap Jerad.
"Tas ini sangat berarti untukku... Tas ini merepresentasikan diriku. Aku tak akan memberikan barang milikku ke orang lain."
Baca: Yuk Intip Gaya Busana 2 Mantan Kekasih Pangeran Harry Saat Hadiri Royal Wedding. Cantik Banget!
Untuk kamu yang berpikir ia gila karena tak memberikan tas tersebut, Jerad mengatakan: "Seperti yang dikatakan nenekku, Jika kamu terlahir untuk bertahan, kau tak akan tenggelam."
Polisi memang menyarankan untuk para korban menyerahkan barang yang diminta untuk menghindari situasi menjadi lebih buruk.