Polres Way Kanan OTT Pungli Prona

Tim Saber Pungli, Polres Waykanan mengamankan tiga orang yang diduga melakukan pungli pembuatan sertifikat progam nasional, di kampung Tanjung Kurung

Polres Way Kanan OTT Pungli Prona

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Tim Saber Pungli, Polres Waykanan mengamankan tiga orang yang diduga melakukan pungli pembuatan sertifikat progam nasional, di kampung Tanjung Kurung Lam, Kasui, Waykanan, Sabtu (19/5).

Ketiganya berinisial DM alias Kadam (42); AM (30) dan SL (48), beralamat  di Tanjung Kurung Lama, Kasui, Way Kanan

Baca: Tangis Pilu dan Curhat Mengharukan Ani Yudhoyono Saat Dengar Kematian Menantu Besannya

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi melalui Kasatreskrim Polres Waykanan AKP Yuda Wiranegara menjelaskan, sebelum penangkapan pada Mei 2018 Tim Saber Unit Tipikor Satreskrim Polres Way Kanan mendapat laporan dari masyarakat tentang dugaan pungli dalam pembuatan sertifikat prona. 

Baca: Putra Hatta Rajasa Tuliskan Kalimat Pilu Ini Usai Istri Meninggal karena Penyakit Mematikan

Dalam pembuatan sertifikat tersebut masyarakat  warga dikenakan tarif senilai Rp 700.000 per sertifikat.  Rincian biaya Rp 400 ribu  untuk biaya pengukuran, dan Rp 300 ribu pada saat pengambilan sertfikat yang sudah jadi.

Menanggapi laporan tersebut tim saber unit tipidkor sat reskrim polres way kanan melakukan penyelidikan terkait dugaan pungli tersebut.

Pada Sabtu 19 Mei 2018 sekitar pukul 15.00 WIB  Tim Saber Unit Tipidkor Satreskrim Way Kanan, yang dipimpin oleh Kanit Tipikor Polres Waykanan, Ipda Anang Mustaqim mengamankan tiga orang pelaku inisial SL, AM dan DM alias kadam. "Ketiganya diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) dirumah DM als Kadam pada saat SL dan AM menyerahkan uang senilai Rp 5.200.000," katanya, Minggu (20/5).

Menurut SL dihadapan polisi di lokasi, uang yang diserahkan Kadam diakui merupakan  setoran uang pembuatan prona. Para tersangka dan barang bukti akhirnya diamankan ke Mapolres Way Kanan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help