BREAKING NEWS LAMPUNG

Polisi Ungkap Pemicu Tabrakan Beruntun di Jalinbar Negeri Sakti

Untuk itu, kata Riki, pihaknya akan memeriksa pengendara truk. Sebab, peristiwa itu menyebabkan kerugian material dan pengendara lain terluka.

Polisi Ungkap Pemicu Tabrakan Beruntun di Jalinbar Negeri Sakti
Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Polisi mengatur lalu lintas di lokasi tabrakan beruntun di Jalinbar Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Kamis, 24 Mei 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GEDONG TATAAN - Enam kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di Jalinbar Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Kamis, 24 Mei 2018.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Pesawaran Ipda Riki menuturkan, kecelakaan itu dipicu rem blong pada truk Fuso BE 8261 CU yang dikemudikan Sugianto (40), warga Wates, Lampung Tengah. Akibat rem blong, truk mundur dan menabrak kendaraan lainnya.

Untuk itu, kata Riki, pihaknya akan memeriksa pengendara truk. Sebab, peristiwa itu menyebabkan kerugian material dan pengendara lain terluka.

Baca: 6 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Jalinbar Negeri Sakti

Baca: Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun di Negeri Sakti

Riki menjelaskan, kejadian serupa pernah terjadi di Jalinbar Pringsewu, Kamis, 17 Mei 2018. Saat itu kemudi sebuah angkutan desa BE 2051 RU terkunci, sehingga keluar jalur.

Mobil angkutan desa BE 2051 RU ini menabrak mobil yang dikemudikan dr Bagus Ramadhan, dokter Puskesmas Banyumas, Pringsewu, Kamis, 17 Mei 2018.
Mobil angkutan desa BE 2051 RU ini menabrak mobil yang dikemudikan dr Bagus Ramadhan, dokter Puskesmas Banyumas, Pringsewu, Kamis, 17 Mei 2018. (Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan)

Akibatnya, mobil itu mengambil jalur berlawanan di ruas Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo. Selanjutnya mobil menabrak Chevrolet Spark BE 2281 DL yang dikemudikan dr Bagus Ramadhan, dokter Puskesmas Banyumas, Pringsewu. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help