Tahu Nggak Sih, Ternyata Mengganti Uang Receh dengan Permen Saat Belanja Bisa Dipenjara Lho!

Travelers, pernahkah kamu menerima permen sebagai ganti uang kembalian saat tidak ada receh?

Tahu Nggak Sih, Ternyata Mengganti Uang Receh dengan Permen Saat Belanja Bisa Dipenjara Lho!
Tribunnews.com/Hendra Gunawan
Ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Travelers, pernahkah kamu menerima permen sebagai ganti uang kembalian saat tidak ada receh?

Biasanya uang kembalian senilai Rp 100 atau Rp 200 digantu dengan permen dengan alasan tidak ada receh.

Baca: Wow, Belum 1 Hari Video Duet Maut Via Vallen dan Nagita Slavina Sudah Masuk Trending di Youtube!

Sebenarnya pembeli berhak menolak.

Namun, banyak di antara kita menerima karena recehan nilainya dianggap tidak seberapa.

Berhati-hatilah jika kamu pernah mengalami atau melakukannya.

Pasalnya, mengganti kembalian dengan permen adalah sebuah pelanggaran.

Baca: LIVE STREAMING di Vidio.com PSIS Semarang vs Mitra Kukar. Jangan Lupa Kick Off Jam 20.30 WIB!

Pelakunya bisa dipenjara karena ada hukum yang mengatur fenomena ini.

Melansir TribunKaltim.com, Suryono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, mengatakan bahwa mengganti uang kembalian dengan permen bisa membuat orang dipenjara maksimal setahun atau dikenai denda hingga Rp 200 juta.

Uang rupiah adalah alat tukar resmi yang sah digunakan di Indonesia.

Pedagang dan pembeli harus memahami aturan ini dengan baik.

Baca: Mengejutkan Banget, Ternyata Selama di Amerika Serikat Iqbaal Ramadhan Ngaku Tidak Berpuasa!

Jika ada yang melanggar, masyarakat wajib melapor kepada polisi.

kaltim
TribunKaltim
Halaman
12
Editor: teguh_prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help