Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengendara Sepeda Motor Matik

Pengendara cukup memutar tuas gas untuk berjalan, dan rem ketika berhenti, tanpa harus mengoperasikan kopling ketika pindah gigi.

Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Pengendara Sepeda Motor Matik
ist
Vario Day 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mengendarai sepeda motor matik memang paling asyik.

Pengendara cukup memutar tuas gas untuk berjalan, dan rem ketika berhenti, tanpa harus mengoperasikan kopling ketika pindah gigi.

Tetapi, ternyata masih banyak kesalahan yang dilakukan oleh pengendara skutik.

Paling fatal, ketika melaju di jalan yang sedikit macet, selain bermain gas, tuas rem juga ikut ditekan  sehingga cepat merusak v-belt dan rumah CVT (continuously variable transmission).

"Itu kesalahan besar dan sampai sekarang banyak dilakukan pengguna motor matik," ujar Wedijianto Widarso, General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), ketika berbincang dengan Kompas.com pekan lalu di kawasan Jakarta Selatan.

Wedi melanjutkan, apabila hal itu sering melakukan, rumah CVT dan v-belt bisa cepat rusak.

Sebagai contoh, v-belt menjadi mudah retak dan batok CVT sedikit meleleh sehingga harus diganti sebelum waktunya.

"Jadi kalau sambil gas terus sambil mengerem juga, CVT dipaksa untuk memutar juga dan timbul gesekan-gesekan yang akan merusak dalam jangka waktu yang cukup lama itu," kata Wedi.

Standar pabrikan, v-belt itu sendiri harus diganti setiap 24.000 km.

Menurut dia, tidak ada batasan tahun, yang jelas pada intinya jika sudah mencapai waktu itu sudah wajib diganti demi kenyamanan ketika berkendara.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kebiasaan Salah Pengguna Skutik yang Sering Dilakukan Tanpa Sadar", https://otomotif.kompas.com/read/2018/05/31/134618815/kebiasaan-salah-pengguna-skutik-yang-sering-dilakukan-tanpa-sadar.

Editor: muhammadazhim
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help