Pemudik Harus Waspada Ketika Melintas di Jalan Yukumjaya Lampung Tengah

Pengendara di Jalur Lintas Tengah Gunungsugih-Terbanggi Besar diimbau untuk mewaspadai ruas jalan berdebu di kawasan Yukumjaya.

Pemudik Harus Waspada Ketika Melintas di Jalan Yukumjaya Lampung Tengah
Kondisi jalan berdebu di kawasan Yukumjaya, Lampung Tengah. 
Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Pengendara di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) Gunungsugih-Terbanggi Besar diimbau untuk mewaspadai ruas jalan berdebu di kawasan Yukumjaya.
Debu ini terjadi karena masih berlangsungnya perbaikan jalan di lokasi tersebut.
Selain itu, rambu dan marka jalan belum terpasang sepenuhnya, khususnya di ruas pengerjaan pengerasan jalan (rigid).
Pada malam hari, jalan sedikit licin karena banyaknya ceceran kerikil di jalan.
Tak hanya itu, badan jalan yang menjadi lebih tinggi membuat pengendara ekstra hati-hati ketika melintas, dan melambatkan laju kendaraan.
"Ya (berkendara) pelan-pelan saja, mas. Debu juga kan, jadi pandangan juga terbatas, lampu tidak terlalu terang, dan jalan belum rapi benar.
Ya kita si pelan-pelan saja lah," kata Siswanto, salah satu sopir angkutan yang melintas di jalan tersebut, Jumat (1/6).
Tak hanya di ruas Yukumjaya, jalan berdebu juga harus diwaspadai di ruas alternatif Seputih Jaya dan Poncowati.
Penimbunan jalan dengan material batu dan pasir juga berdampak pada kondisi jalan yang berdebu.
Tak hanya pengendara, jalan berdebu juga dampaknya dirasakan oleh masyarakat dan pedagang di kawasan Yukumjaya.
Namun begitu, mereka mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut.
"Ya debunya makin parah seperti ini. Masuk ke pekarangan rumah, jadi tiap hari ya kita sirami biar tidak pekat.
Kalau keluar (rumah) ya harus maskeran biar gak sakit," kata Ayu warga Yukum Jaya.
Iswanto, pedagang di kawasan Yukumjaya menjelaskan, pengerjaan jalan dan kondisi jalan yang berdebu mempengaruhi pendapatannya setiap hari.
"Pendapatan terus terang saja menurun. Pertama karena adanya perbaikan jalan ini (rigid), pengendara mobil jarang ada yang mau turun.
Kedua karena lokasi di sini sekarang berdebu," ujarnya.
Sebagai alternatif, pengendara sebenarnya bisa melalui jalan lingkar barat dari Gunungsugih tembus hingga ke Poncowati.
Hanya saja jalan sepanjang lebih kurang 7,5 kilometer ini masih belum sepenuhnya bisa dilalui,
karena pembangunannya tersendat di jembatan penghubung kawasan Seputihjaya Kampung Mojoagung.
Pembangun jembatan sepanjang lebih kurang 20 meter tersebut tak bisa dilanjutkan karena terbentur persoalan dana.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, Senin (28/5) lalu mengatakan, perlu dana Rp 100 miliar guna membangun jembatan tersebut.
"Untuk membangun jembatan itu diperlukan dana Rp 100 miliar, APBD kita (Lamteng) jelas tidak mencukupi untuk itu.
Solusinya kita ajukan itu ke pemerintah pusat, karena itu juga (perbaikannya) kewenangan pusat," ujar Loekman.(sam)
 
Tags
Yukumjaya
Penulis: syamsiralam
Editor: muhammadazhim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help