Inden Lama Bikin Konsumen Xpander Berpikir

Menurut Kepala Penjualan dan Pemasaran MMKSI Imam Choeru Cahya, inden sekarang ini sekitar dua hingga tiga bulan.

Inden Lama Bikin Konsumen Xpander Berpikir
Mitsubishi Xpander.(KompasOtomotif-Donny Apriliananda) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Mitsubishi Xpander mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Indonesia.

Terbukti sejak pertama meluncur pada pertengahan 2017 hingga sekarang sudah terpesan sekitar 66.000-an unit.

Bahkan, konsumen yang telah membeli masih harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan unit.

Menurut Kepala Penjualan dan Pemasaran Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI) Imam Choeru Cahya, inden sekarang ini sekitar dua hingga tiga bulan.

Imam mengakui bahwa ada konsumen yang ingin mendapatkan unit cepat, apalagi menjelang Lebaran seperti ini.

Tetapi, diler tetap memprioritaskan pembeli yang sudah antre.

"Jadi siapa yang pesan duluan, dia yang juga dapat duluan.

Memang ada yang membatalkan surat pemesanan kendaraan (SPK), tetapi tidak banyak," ujar Imam ketika berbincang dengan KOMPAS.com pekan lalu di Jakarta Selatan.

Menurut Imam, pembeli yang membatalkan itu dipengaruhi oleh banyak faktor.

Pertama ingin cepat mendapatkan mobil, belum lagi butuh karena tidak ada kendaraan lain, sampai akhirnya pindah membeli model lain.

"Tetapi jumlah SPK sampai sekarang masih cukup bagus, sama seperti sebelum-sebelumnya.

Perkiraan ritail sales kita Mei akan lebih tinggi dari wholesales, karena kita mengejar pengiriman unit ke konsumen menjelang Lebaran seperti ini," kata dia.

Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales (pabrik ke diler) Xpander periode Januari-April 2018 sudah mencapai 29.069.

Per bulan rata-rata sekitar 7.000-an unit.(*)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Inden Lama Bikin Konsumen Xpander Berpikir", https://otomotif.kompas.com/read/2018/06/04/070200015/inden-lama-bikin-konsumen-xpander-berpikir.

Editor: muhammadazhim
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help