Paska Penangkapan Rumah Terduga Teroris Sepi, Sudah Tidak Ada Penjagaan

Rumah terduga teroris di Pekon Waringinsari Barat, Pekon Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu terlihat sepi

Paska Penangkapan Rumah Terduga Teroris Sepi, Sudah Tidak Ada Penjagaan

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Rumah terduga teroris di Pekon Waringinsari Barat, Pekon Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu terlihat sepi paskapenangkapan oleh aparat gabungan. Tidak terlihat tanda-tanda aktifitas di rumah tersebut, Senin (4/6) siang.

Baca: Aksi Cium Bibir Presiden Rodrigo Duterte ke Wanita Korsel Memantik Kemarahan Netizen

Baca: Tetap Puasa saat Bertanding Sepakbola, Kiper Timnas Tunisia Lakukan Trik Ini Demi bisa Berbuka

Namun ada perbedaan kondisi di kediaman Im dan Hen yang menumpang pada mertuanya. Minggu (3/6) kemarin police line hanya di toko keripik yang di tempati Im menjalankan usaha. Kini police line sampai ke kediaman mertua Im.

Menurut Kepala Pekon Waringinsari Barat Woto Siswoyo, rumah itu digaris polisi karena juga mendapat penggeledahan dari petugas. Penggeledahan dikarenakan rumah itu ditinggali juga oleh Hen yang tertangkap pada Minggu (3/6) malam.

Woto mengatakan, Hen tinggal bersama istri dan anaknya, serta ibu mertuanya. Sedangkan Im tinggal dengan istri dan anak dibangunan toko sebelah rumah mertuanya itu. Hen kesehariannya sebagai penjual dan pembeli motor antik.

Serta berdagang fried chicken di kios yang juga ada di pekarangan rumah itu. Dalam penggeledahan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa buku, dan handphone. Saat ini sudah tidak ada lagi polisi yang berjaga di rumah terduga teroris.

Istri Hen, berinisial Lel (33), saat ditemui di rumahnya, Senin (4/6) sore, mengaku berada di rumah ketika suaminya dijemput petugas. Lel mengaku pasrah dengan penangkapan tersebut dan lebih menyerahkan kepada Allah.

Ia sendiri mengaku tidak tahu yang melatarbelakangi penangkapan Hen. Ketika ditanyakan terkait perasaannya saat ini, dia balik menanyakan. "Tidak kelihatan ya pak," kata Lel yang berkerudung dan bercadar tersebut.

Ketika itu di rumah, Lel terlihat hanya bersamana ibunya yang berusia sekitar 75-an, dan dengan dua orang anaknya dan tiga anak lagi tidak lain anak dari Im. Anak-anak ini pun terlihat bermain, dan ada yang dari mereka melihat televisi.

Sementara di kediaman Uj yang berjarak kurang lebih 200 meter kondisinya juga sama. Masih terpasang garis polisi dan terlihat kosong. Tidak ada tanda-tanda aktifitas di rumah tersebut. Sofiyanto tetangga Uj menuturkan bila keluarga tersebut tertutup.

Ia mengatakan bahwa anak-anaknya pun tidak mengikuti sekolah formal. Melainkan dididik sendiri di rumah.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help