Sikap Aneh Terduga Teroris Pringsewu, Dipasangi  Bendera Merah Putih Minta Diturunkan

Tim Densus 88 Anti Teror bersama Polda Lampung dan Polres Tanggamus kembali mengamankan terduga teroris di wilayah Lampung

Sikap Aneh Terduga Teroris Pringsewu, Dipasangi  Bendera Merah Putih Minta Diturunkan
Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Sejumlah polisi berjaga di depan toko obat di Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Minggu, 3 Juni 2018. Toko tersebut diduga ditinggali terduga teroris berinisial Uj. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG  - Tim Densus  88 Anti Teror bersama Polda Lampung dan Polres Tanggamus kembali mengamankan terduga teroris di wilayah Lampung.

Ini merupakan kali kedua setelah pada 18 Mei lalu, Densus 88 juga mengamankan dua terduga teroris yakni Supriyanto (39) dan Budi Arman (40) di Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.

Sementara Minggu (3/6), tim menangkap tiga orang terduga teroris di Pekon Waringin Sari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Ketiga terduga teroris itu yakni Uj (43), sehari-hari berprofesi sebagai penjual obat tradisional, kemudian Im (42) yang berprofesi sebagai penjual kue aneka keripik khas Lampung.

Terakhir, In atau Hen (37), penjual motor bekas.

Penangkapan pertama kali dilakukan kepada Uj dan Im, baru selanjutnya terduga teroris In atau Hen. D

irintelkam Polda Lampung Kombes Amran Ampulembang membenarkan penangkapan ini.

"Benar, yang mengamankan dari Tim Densus 88 Anti Teror dan Polda Lampung," ungkapnya saat dihubungi Tribun Lampung, kemarin.

Menurut dia, saat ini para terduga teroris tersebut masih dimintai keterangan di Mako Brimob Lampung.

"Mungkin pemeriksaan awal, jadi masih disini, dan sampai kapan penyelidikannya tergantung materinya. Karena yang menangani Tim Densus 88 Anti teror," jelas Amran.

Halaman
1234
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help