Ramadan 1439 H

Bank Indonesia-BMPD Lampung Gelar Pasar Murah Ramadan dan Gerakan Anti Mubazir

Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung dan BMPD Provinsi Lampung menggelar Pasar Murah Ramadan dan Gerakan Anti Mubazir.

Bank Indonesia-BMPD Lampung Gelar Pasar Murah Ramadan dan Gerakan Anti Mubazir
Tribunlampung/Ana
Kepala Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung Budiharto Setyawan (batik biru) menyerahkan paket bahan pokok murah kepada masyarakat. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung dan BMPD Provinsi Lampung menggelar Pasar Murah Ramadan dan Gerakan Anti Mubazir. Hal ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Kepala Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung Budiharto Setyawan menjelaskan, di Pasar Murah Ramadhan yang digelar di Halaman Parkir Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung, Selasa (5/6) ini disediakan 1.500 paket bahan pokok.

Baca: 8 Kebiasaan yang Bisa Picu Kanker Hati Seperti Ayah Olla Ramlan, No 1 Banyak Dilakukan

Masing-masing terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir dan 1 liter minyak goreng senilai Rp 80 ribu yang dijual hanya dengan Rp 25 ribu saja.

Baca: Muncul di TV Tak Kenakan Hijab, Mulan Jameela Diserang. Lalu Skakmat Netizen dengan Jawaban Ini

Penerima paket bahan sembako murah ini adalah masyarakat di sekitar Bank Indonesia KPw Provinsi Lampung dan sekitar kantor perbankan masing-masing. Bank Indonesia dan BMPD bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk mendata masyarakat yang membutuhkan.

"Kemudian untuk Gerakan Anti Mubazir, kita mengumpulkan pakaian layak pakai dari Bank Indonesia dan perbankan di Lampung. Alhamdulillah terkumpul 68 boks yang disalurkan kepada masyarakat yang menurut pertimbangan kami memerlukan yaitu Kampung Nelayan Cungkeng dan Kampung Pemulung Cut Mutia," jelasnya bersama Ketua Panitia Pasar Murah Ramadhan sekaligus Area Head Bank Syariah Mandiri Lampung Heri Hernowo.

Pasar Murah Ramadhan dan Gerakan Anti Mubazir ini, lanjut Budiharto, adalah bukti bahwa Bank Indonesia dan perbankan tidak hanya fokus pada kegiatan bisnis namun juga kegiatan sosial sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat, seperti jelang lebaran ini.

Diharapkan dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat untuk memperoleh bahan pokok dengan mudah, ada barangnya dan dengan harga yang terjangkau. (ana)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help