Pria Beristri Jebak Wanita Cantik di Kebun. Usai Diperkosa Korban Diminta Rp 30 Juta

Pelaku juga meminta kepada korban untuk uang sebesar Rp 30 Juta, agar korban bisa keluar dari desa tersebut dengan aman.

Pria Beristri Jebak Wanita Cantik di Kebun. Usai Diperkosa Korban Diminta Rp 30 Juta
ILUSTRASI - Korban perkosaan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Hati-hati dalam menggunakan media sosial seperti Facebook. 

Jangan mudah percaya, apalagi dengan pria yang belum sama sekali dikenal.

Kejadian baru baru ini di Lampung Utara, cukup membuat mata kita akan bahaya yang mengintai yang diawali dari medsos.

Suwarda (26) warga Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara diamankan Tim Khusus Anti Bandit Polres Lampura.

Suwarda melakukan tindak kekerasan dan diduga disertai pemerkosaan, Senin (4/06).

Pria yang sudah memiliki istri ini diamankan karena diduga memperkosa serta melakukan pencurian dengan kekerasan  terhadap korban R (24), warga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

"Tersangka kita amankan di kediamannya sekira pukul 17.00 WIB. Dia terpaksa di lumpuhkan di kaki kiri karena melawan saat ditangkap," ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Syahrial, Selasa (5/6).

Syahrial mengungkapkan peristiwa yang menimpa korban berawal tersangka dan korban berkenalan melalui media Sosial FB.

Tersangka meminta nomor telepon korban.

Tersangak pemerkosaan ditangkap polisi
Tersangka pemerkosaan ditangkap polisi (IST)

Lalu korban menjalin hubungan dengan tersangka selama 2 minggu.

Keduanya berkomunikasi intensif melalui telepon.

Kemudian tersangka mengajak korban untuk meningkatkan hubungan ke jenjang pernikahan.

Ia pun meminta korban untuk datang ke Kotabumi.

Setelah korban sampai di Kotabumi pada hari Senin 21 Mei 2018 sekitar jam 17.00 Wib dijemput oleh mertua tersangka atas nama Romli.

Karena tersangka beralasan sedang sibuk bekerja.

Sesudah dijemput oleh mertua tersangka, korban diantar ke sebuah tempat.

Yakni di perkebunan antara perkebunan sawit dan singkong di Desa Labuhan Ratu Kampung, Bungamayang, Lampung Utara.

Sekira pukul 17.30 tersangka mengajak korban untuk melakukan hubungan intim sebanyak 5 kali.

"Korban sempat menolak tetapi diancam oleh tersangka menggunakan golok," kata Kasatreskrim.

Seusai tersangka memperkosa korban sebanyak 5 kali, Suwarda juga menguras harta benda milik korban.

Sebuah handphone merk Samsung dan uang tunai sebesar Rp 700 ribu dirampas.

Baca: Belum Sempat Terwujud, Ini Keinginan Terakhir Ayahanda Olla Ramlan Sebelum Meninggal

"Pelaku juga sempat meminta kepada korban untuk uang sebesar Rp 30 Juta, agar korban bisa keluar dari desa tersebut dengan aman," terangnya.

Ditempat yang sama, tersangka Suwarda (26) mengaku telah memperkosa korban dan mengambil HP dan uang korban.

Dimana dirinya berkenalan dengan korban melalui media sosial FB.

"Benar pak saya menyuruh korban untuk datang dengan alasan diajak untuk hubungan yang lebih serius," kata Suwarda.

Ditambahkan tersangka, sesampai korban di Kotabumi korban diajak berhubungan selayaknya suami istri.

Pada saat itu korban sempat melawan akan tetapi diancam pakai golok oleh dirinya tetapi golok tersebut tidak dibuka dari dalam sarungnya.

"Saya juga membuat video pada saat berhubungan dengan dia (Korban) dan video tersebut saya jadikan status pesan WhatsApp," katanya.

Syahrial menambahkan tersangka akan djerat 2 pasal yakni 285 KHUP tentang Pemerkosaan dan 365 Pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman 24 Tahun penjara.

Penulis: Heribertus Sulis
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help