Begini Ancaman Bagi Perusahaan yang Ogah Bayar THR Karyawan

Perusahaan tak membayarkan tunjangan hari raya (THR) karyawan dapat diancam sanksi penutupan izin operasi.

Begini Ancaman Bagi Perusahaan yang Ogah Bayar THR Karyawan
Lisman, Kabid Hubungan Industrial dan Jamsostek, Disnakertans Lampung Tengah, 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMTENG - Perusahaan tak membayarkan tunjangan hari raya (THR) karyawan dapat diancam sanksi penutupan izin operasi.

Lisman, Kabid Hubungan Industrial dan Jamsostek, Disnakertans Lampung Tengah, mengatakan, ketentuan itu sudah ada dalam undang-undang dan peraturan

Baca: Satgas Pantau Ketersediaan Uang di 80 ATM Bank Lampung

Baca: Sedang Berduka, Olla Ramlan Masih Kena Nyinyir Gara-gara Foto di Pemakaman Ayahanda

"Sanksi jika (perusahaan) tidak bayar THR, sesuai Permen Nomor 6 Tahun 2016 Tentang THR Hari Raya Keagamaan pekerja/buruh, yakni membayar lima persen, sanksi administrasi hingga penutupan izin operasional perusahaan," kata Lisman, Rabu (6/6/2018).

Ketua DPRD Lampung Tengah, Achmad Junaidi Sunardi mendukung penegasan pembayaran THR perusahaan kepada karyawan pada H-7 Idul Fitri. Ia mengatakan, kewajiban tersebut harus dibayarkan.

"Kalau sudah ditetapkan waktunya ya harus dibayarkan (THR). Perusahaan harap mematuhi ketetapan yang sudah disepakati bersama," kata Achmad Junaidi Sunardi.

Junaidi menyatakan, THR sangat diharapkan khususnya bagi karyawan sebagai bekal mereka menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Ia juga menegaskan supaya karyawan melapor jika perusahaan tak membayar tepat waktu.(sam)

Penulis: syamsiralam
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help