BREAKING NEWS LAMPUNG

Diimingi Berlipat Ganda, Duit Rp 230 Juta yang Dikumpulkan Tukang Pijat Ini Selama 38 Tahun Raib

Uang tersebut dipergunakan untuk membeli rumah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Diimingi Berlipat Ganda, Duit Rp 230 Juta yang Dikumpulkan Tukang Pijat Ini Selama 38 Tahun Raib
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Pasutri ini diamankan Polres Lampura karena melakukan penipuan dengan modus menggandakan uang. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI – Seorang tukang pijat bernama Sugiyono alias Keling menjadi korban penipuan dengan modus penggandaan uang.

Warga Sri Basuki, Kotabumi, Lampung Utara itu pun menderita kerugian sebesar Rp 230 juta. 

Padahal, menurut pengakuan Sugiyono,‎ uang tersebut merupakan hasil kerja kerasnya selama 38 tahun.

"Saya tanya ke korban uang hasil bekerjanya sebagai tukang urut sejak tahun1980," kata Kasat Reskrim Polres Lampung Utara Ajun Komisaris Syahrial, Rabu, 6 Juni 2018.

Sayangnya, kata Syahrial, korban enggan membeberkan alasannya memberikan uang sebesar itu kepada pelaku.

Baca: Ingin Kaya Mendadak, Tukang Pijat Malah Tertipu Rp 230 Juta

Baca: Begini Modus Pasutri Ini Tipu Tukang Pijat Rp 230 Juta

Dalam kasus ini, polisi telah menangkap pasangan suami istri bernama Erfan Tori (40) dan Mona Rizki (35), Senin, 4 Juni 2018. Warga Desa Kalibening, Abung Selatan, Lampung Utara itu diduga menipu korban dengan modus penggandaan uang.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku telah memperdayai korban. Uang tersebut dipergunakan untuk membeli rumah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, Mona membantah disebut melakukan penipuan dengan modus menggandakan uang. Menurutnya, korban saat itu meminta tolong kepada suaminya untuk memperbaiki kendaraannya. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help