Pilgub Lampung 2018

Dituntut 2 Bulan atas Dugaan Ikut Kampanye Ridho-Bachtiar, Kades di Lampung Utara Menanti Vonis

Panwaslu Lampung Utara menanti putusan kasus dugaan keterlibatan kepala desa dalam kampanye cagub.

Dituntut 2 Bulan atas Dugaan Ikut Kampanye Ridho-Bachtiar, Kades di Lampung Utara Menanti Vonis
Tribun Lampung/Dodi Kurniawan
Pilgub Lampung (ilustrasi) 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BENI YULIANTO

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kasus dugaan keterlibatan kepala desa dalam kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung nomor urut 1 M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri segera memasuki sidang vonis.

Ketua Panwaslu Lampung Utara Zainal Bahtiar mengungkapkan, sidang kasus dugaan keterlibatan kades dalam kampanye Ridho-Bachtiar ini sudah berjalan sejak Senin (4/6/2018).

"Senin, pemberian keterangan saksi-saksi. Selasa (5/6/2018) penuntutan, tuntutannya dua bulan (penjara). Tadi (Rabu), pledoi, pembelaan dari terdakwa," kata Zainal melalui ponsel.

Jika tak ada aral melintang, menurut Zainal, sidang pembacaan vonis hukuman kasus pidana Pilgub Lampung 2018 itu akan berlangsung pada hari ini, Kamis (7/6/2018).

"Besok (hari ini), kalau tidak ada halangan, sidang putusan. Paling lambat, Jumat (8/6/2018)," ujar Zainal.

Kronologi perkara ini, beber Zainal, berawal dari temuan Panitia Pengawas Lapangan terkait dugaan Kepala Desa Suka Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Yayat, memberi sambutan dalam kampanye Ridho-Bachtiar.

"Dia (diduga) menyampaikan sambutan dalam kampanye paslon nomor 1 di Desa Suka Mulya. Ada (dugaan) unsur kampanye, mendukung paslon," jelas Zainal.

"Ada rekaman video dari awal sampai akhir saat pidato itu," pungkasnya.

Penulis: Beni Yulianto
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help