Polres Lampura Siagakan 300 Personel Hadapi Lebaran Tahun Ini

Sebanyak 300 personil dari Polres Lampung Utara akan disiagakan dalam operasi ketupat tahun 2018.

Polres Lampura Siagakan 300 Personel Hadapi Lebaran Tahun Ini
Tribunlampung/Anung

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sebanyak 300 personil dari Polres Lampung Utara akan disiagakan dalam operasi ketupat tahun 2018.

Demikian yang diterangkan Kapolres Lampung Utara, Ajun Komisaris Eka Mulyana usai pelaksanaan gelar pasukan operasi ketupat, Rabu (6/6).

Baca: Di Luar Kebiasaan, Begini Cara Unik Soimah Promosikan Sarung Milik Sujiwo Tejo

Ia mengatakan pada tahun ini, polres Lampung Utara mendirikan 4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan. Pos pengamanan akan ditempatkan di simpang Propau, Abung Selatan. Pos kedua di tempatkan di Tata Karya, Abung Surakarta.

Baca: 9 Trik Anti Gagal Membuat Kue Kering untuk Sajian Lebaran

Pos ketiga di tempatkan di gunung angger, Kotabumi Selatan. Dan terakhir di Bukit Kemuning. “Pos pelayanan akan ditempatkan di depan RM Taruko Jaya I,” katanya.

Dalam menghadapi arus mudik dan balik tahun ini, pihaknya mengimbau kepada warga yang hendak mudik, agar kiranya memperhatikan keamanan, baik untuk pribadinya, rumah maupun yang lainnya.

“Kalau mau pergi mudik jangan lupa matikan kompor, matikan listrik,” kata dia.

Selain itu juga, pihaknya menempatkan anggota di Pos pengamanan yang dibantu satu peleton Kompi B. Kemudian untuk kendaraan bagi yang mau mudik, dapat menitipkannya di Polres ataupun Polsek. “Jangan segan segan warga titip motor ke Polsek atau polres,” ujarnya.

Sementara Plt Bupati Lampung Utara, Sri Widodo mengatakan dalam membantu kepolisian dalam mengamankan Idul Fitri 1439 H, pihaknya membantu dengan menempatkan petugas, mulai dari tenaga kesehatan, tenaga pengaturan lalu lintas dari Dinas Perhubungan dan satuan polisi pamong praja.

Sesuai dengan amanat dari Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan ada empat potensi kerawanan yang harus diperhatikan pertama kerawanan stabilitas harga.

Dirinya mengimbau kepada seluruh pihak dapat menjaga harga sembilan bahan pokok. Semua pihak agar kiranya memantau sembako agar tidak terjadi kelangkaan sembako.

Kemudian tingkat kerawanan keamanan. Ini menyangkut skala pencurian, pencurian disertai kekerasan, copet. Kerawanan selanjutnya kerawanan bencana alam. Disini diimbau kepada semua pihak dapat berkoordinasi dengan badan metrologi klimatologi dan geofisika untuk mengetahui daerah yang rawan bencana.

Terakhir kerawanan kemacetan, Kapolri mengimbau kepada semua pihak yang bertugas untuk mengatur kelancaran di daerah yang berpotensi rawan macet.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Lampung Utara Basirun Ali mengatakan pihaknya menyiagakan 60 personel. 30 personel bertugas untuk mengatur lalu lintas membantu kepolisian. “30 personel bertugas di pos pengamanan yang siaga 24 jam,” ujarnya. (Ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help