Tergiur Tawaran Uang Bisa Berlipat Ganda, Juru Pijat Ini Kehilangan Rp 230 Juta

Seorang juru pijat di Lampung Utara menjadi korban penipuan. Sugiyono (50) mengalami kerugian Rp 230 juta.

Tergiur Tawaran Uang Bisa Berlipat Ganda, Juru Pijat Ini Kehilangan Rp 230 Juta
ISTIMEWA
Erfan Tori (40) menjadi tersangka kasus dugaan penipuan bersama istrinya, Mona Rizki (35). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG ANUNG BAYUARDI

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Seorang juru pijat di Lampung Utara menjadi korban penipuan. Sugiyono alias Keling (50), warga Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, mengalami kerugian uang sebesar Rp 230 juta.

Peristiwa berawal saat Sugiyono tergiur dengan iming-iming penggandaan uang dari Rp 10 juta menjadi Rp 10 miliar.

Tawaran penggandaan uang ITU datang dari pasangan suami istri, Erfan Tori (40) dan Mona Rizki (35).

"Modus tersangka, yaitu mendatangi rumah korban, lalu mengaku bisa menggandakan uang dari Rp 10 juta menjadi Rp 10 miliar," kata Kasat Reserse Kriminal Polres Lampung Utara Ajun Komisaris Syahrial, Rabu (6/6/2018).

Mendengar pengakuan tersebut, ungkap Syahrial, Sugiyono tertarik. Ia kemudian menyerahkan uang total Rp 230 juta kepada pasutri tersebut. Penyerahan uang berlangsung dalam empat tahap.

Akan tetapi, janji uang bisa berlipat ganda tinggallah janji. Dalam laporan di kepolisian, Sugiyono mengaku sama sekali tidak mendapatkan hasil dari iming-iming penggandaan uang.

"Menurut korban, tersangka selalu berdalih dan menghindar ketika korban menanyakan uangnya," beber Syahrial. "Karena tidak ada kejelasan, korban akhirnya melapor ke polres," imbuhnya.

Sugiyono melapor ke Polres Lampura pada Senin (4/6/2018). Berbekal laporan Sugiyono, polisi langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, anggota Resmob menciduk pasutri, Erfan dan Mona, di rumahnya di Desa Kalibening, Kecamatan Abung Selatan.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved