Ingat, Randis Tidak Boleh Dibawa Mudik ke Luar Lampung

"Kan sudah ada edarannya kalau mobil-mobil Dinas milik Pejabat tidak boleh dipakai untuk lebaran ke Luar Kota"

Ingat, Randis Tidak Boleh Dibawa Mudik ke Luar Lampung
Tribunlampung/Anung
Ilustrasi - Randis pemkab lampura 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sesuai dengan Intruksi Menpan RB dan Gubernur Lampung Mobil Kendaraan Dinas(Randis) milik para Pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara(Lampura) tidak boleh di bawa ke luar dari Provinsi Lampung.

"Kan sudah ada edarannya kalau mobil-mobil Dinas milik Pejabat tidak boleh dipakai untuk lebaran ke Luar Kota. Kalau masih di kampung-kampung antar Kabupaten dilingkup Provinsi Lampung tidak masalah,"ujar Sekretaris Kabupaten, Samsir, beberapa waktu lalu.

Baca: Jalin Silaturahmi, Bharaduta Way Kanan Gelar Baksos di Baradatu

Dikatakan Samsir, larangan dibawanya Randis ke Luar kota itu contohnya dari Lampung ke Pulau Jawa, dari Lampung ke Medan bahkan antar Provinsi.
Karena berdasarkan surat Edaran, itu isi larangannya.

Baca: Baru 2 Bulan Rilis, Video Lagu Lagi Syantik Siti Badriah Sudah Ditonton 100 Juta Lebih di Youtube!

Jika ada pejabat yang melakukan pelanggaran apalagi dengan sengaja maka akan dipanggil dan di proses oleh Inspektorat.

Baca: Fashion Show di Jeddah Buat Penontonnya Merinding, Lihat Posisi Bajunya Saat Peragaan

"Kalau ada yang seperti itu akan kita panggil. Kita dengar dulu apa alasannya, kalau memang ada keperluan keluarga seperti keluarganya sakit maka akan kita berikan toleransi. Namun harus memiliki izin terlebih dahulu,"jelasnya.

Samsir mengimbau kepada seluruh pejabat yang memegang Randis agar mematuhi aturan yang sudah diumumkan oleh Pemerintah Pusat dan Gubernur Lampung.

Namun jika nantinya ada perubahan, seperti Plt.Bupati Sri Widodo mengizinkan dan bisa bertanggung jawab Randis tersebut bisa digunakan saat libur lebaran ke luar kota, silakan saja.

"Yang pasti saya minta pejabat yang memegang Randis untuk mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan. Jika ada perubahan, tidak masalah,"pungkasnya.(ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help