Polisi Gulung 3 Tersangka Pemakai dan 1 Tersangka Penyuplai Sabu

Anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung menggerebek ruko di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu.

Polisi Gulung 3 Tersangka Pemakai dan 1 Tersangka Penyuplai Sabu
Shutterstock
Ilustrasi sabu 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG HANIF MUSTAFA

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Anggota Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung menggerebek ruko di Jalan ZA Pagaralam, Labuhan Ratu, siang bolong, Senin (11/5/2018). Ruko itu terindikasi sering menjadi tempat penyalahgunaan narkoba.

Kaporesta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono mengungkapkan, penggerebakan ruko tersebut bermula dari laporan warga. Dalam laporannya, beber dia, warga resah ruko itu sering menjadi tempat penyalahgunaan narkoba.

"Anggota dapat informasi, kemudian melakukan penindakan di lokasi yang sudah terpantau lebih dahulu," ujarnya, Senin.

Saat penggerebekan, polisi mendapati tiga tersangka yang sedang mengonsumsi narkoba.

"Ketiganya adalah (inisial) SR, MH, dan LD," kata Murbani.

Dari ketiganya, polisi menyita beberapa barang bukti. Antara lain satu unit timbangan digital, dua paket plastik bening ukuran besar, dan satu paket plastik bening ukuran kecil.

"Dan yang paling penting, dua paket narkoba jenis sabu seberat 0,34 gram dan satu paket serbuk warna pink atau ekstasi seberat 0,14 gram," jelas Murbani.

Kasat Resnarkoba Polresta Bandar Lampung Komisaris Ali Muhaidori mengungkapkan, berdasarkan keterangan SR, sabu tersebut berasal dari LD.

"LD mengakui sabu itu berasal dari dia. Tapi, dia (LD) sendiri dapat sabu tersebut dari seseorang berinisial AS," ujar Ali.

Tak kurang dari dua jam, anggota Sat Resnarkoba Polresta Bandar Lampung berhasil meringkus penyuplai sabu kepada tiga tersangka yang tertangkap di ruko Jalan ZA Pagaralam.

Tersangka penyuplai narkoba itu berinisial AS. Polisi membekuk AS di kediamannya di Jalan Kepulauan Negara Batin, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

"Dari keterangan LD, (tersangka penyuplai sabu) mengarah kepada AS. LD sering dapat barang haram berupa sabu dari AS," kata Ali.

Anggota Sat Resnarkoba Polresta Bandar Lampung juga melakukan penggeledahan di kediaman AS. Di rumah tersebut, polisi mendapati dan menyita beberapa barang bukti. Antara lain empat paket kecil sabu seberat 1,7 gram, satu paket plastik ukuran kecil, satu unit timbangan digital, dan satu unit ponsel untuk transaksi narkoba.

Ali menjelaskan, para tersangka terjerat pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. "Dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun," ujarnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help