10 Warga Perwata Terserang DBD, Puskesmas Lakukan "Fogging"

Sekitar 10 warga Kelurahan Perwata, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung, terserang DBD.

10 Warga Perwata Terserang DBD, Puskesmas Lakukan
Grafis Tribunlampung/Dodi Kurniawan
Ilustrasi Cara Mudah Cegah DBD 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG EKA AHMAD SHOLICHIN

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sekitar 10 warga Kelurahan Perwata, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung, terserang penyakit demam berdarah dengue alias DBD.

Dua orang di antaranya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah A Dadi Tjokrodipo dan satu orang di Puskesmas Kota Karang.

"Sudah 10 orang yang terkena DBD. Dua orang di RSUD Tjokrodipo dan satu orang di Puskesmas Kota Karang," kata Yani, warga Perwata, melalui ponsel, Selasa (12/6/2018).

Awalnya, Yani melaporkan kondisi beberapa warga yang terserang DBD ke Kelurahan Perwata. Ia menyampaikan laporan itu merujuk surat dokter dari salah satu warga yang terkena DBD dan menjalani perawatan di RS Ibu dan Anak Gedong Pakuon. Selain itu, Yani juga melaporkan kondisi tersebut ke media massa.

"Kami sudah melapor ke pihak kelurahan. Kami minta pihak kelurahan menyampaikan ke pihak puskesmas supaya melakukan fogging (pengasapan)," ujar Yani.

Salah satu warga Perwata yang terserang DBD adalah bocah berumur 3 tahun bernama Radisa Arsa Lidia. Ia masih menjalani perawatan di RSUD A Dadi Tjokrodipo.

Samsu, orangtua Radisa, menuturkan, putrinya positif terserang DBD dan harus menjalani perawatan intensif.

"Ya benar, anak saya sekarang di RSUD A Dadi Tjokrodipo. Sudah empat hari di sini," ujarnya melalui ponsel, Selasa.

Samsu menceritakan, badan Radisa awalnya panas. Ia pun mengira Radisa hanya panas biasa. Namun, setelah lima hari panas tak kunjung reda, ia membawa putrinya ke Puskesmas Kota Karang.

Halaman
12
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help