Apa Perbedaan Tipiring dengan Pelanggaran?

Saya mau tanya apa perbedaan antara tindak pidana ringan (tipiring) dengan pelanggaran.

Apa Perbedaan Tipiring dengan Pelanggaran?
shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - KEPADA Yth LBH Bandar Lampung. Saya mau tanya apa perbedaan antara tindak pidana ringan (tipiring) dengan pelanggaran. Terimakasih atas penjelasannya.‬

Baca: Hukum Melaksanakan Puasa Tanpa Sahur

‪Pengirim: +6281269854xxx‬

Pelanggaran Tidak Pernah Diancamkan Pidana Penjara

Baca: Polisi Pastikan Gathan Saleh Ditangkap, Dina Lorenza Sebut Penangkapan Suaminya Info Hoaks

TERIMAKASIH atas pertanyaan anda, kami akan menguraikan pertanyaan anda. Agar mudah membedakan antara Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan Pelanggaran, sebelumnya kita perlu mengetahui terlebih dahulu perbedaan antara Kejahatan dengan Pelanggaran.‬

‪Andi Hamzah dalam bukunya Asas-Asas Hukum Pidana menyatakan bahwa pembagian delik atas Kejahatan dan Pelanggaran di dalam WvS Belanda 1886 dan WvS (KUHP) Indonesia 1918 itu menimbulkan perbedaan secara teoritis.

Kejahatan sering disebut sebagai delik hukum, artinya sebelum hal itu diatur dalam undang-undang, sudah dipandang sebagai seharusnya dipidana, sedangkan Pelanggaran sering disebut sebagai delik undang-undang, artinya dipandang sebagai delik karena tercantum dalam undang-undang.‬

‪Lebih lanjut Andi menjelaskan bahwa mengenai jenis pidana, tidak ada perbedaaan mendasar antara Kejahatan dan Pelanggaran. Hanya pada Pelanggaran tidak pernah diancamkan pidana penjara.

Untuk mengetahui mana delik Kejahatan dan mana pula delik Pelanggaran, dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana lebih mudah, karena jelas Kejahatan pada Buku II, sedangkan Pelanggaran pada Buku III.‬

‪Hal yang sama juga diutarakan oleh Lamintang dalam bukunya Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Ia menjelaskan bahwa pembagian dari tindak pidana menjadi Kejahatan dan Pelanggaran itu bukan hanya merupakan dasar bagi pembagian KUHP kita menjadi Buku II dan Buku III, melainkan juga merupakan dasar bagi seluruh sistem hukum pidana di dalam perundang-undangan pidana sebagai keseluruhan.‬

Halaman
12
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help