Mudik Lebaran 2018

H-3 Pemudik Asal Pulau Jawa di Pelabuhan Bakauheni Menurun

Dari arus pemudik asal pulau Jawa yang tiba di Pelabuhan Bakauheni yang pada H-3 di selasa (12/6) ini terlihat mulai menurun.

H-3 Pemudik Asal Pulau Jawa di Pelabuhan Bakauheni Menurun
Tribunlampung/Dedi
Pemudik Sepeda Motor di Pelabuhan Bakauheni 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BAKAUHENI - Sampai dengan H-4 menjelang lebaran, jumlah pemudik asal pulau Jawa yang menyeberang ke Sumatera melalui pelabuhan penyeberangan Bakauheni mencapai 517.045 orang.

Jumlah pemudik terbanyak yang tiba dari pulau Jawa ada pada H-5 pada minggu (10/6) lalu. Dimana jumlah pemudik yang menyeberang mencapai 126.407 pemudik. Sementara pada H-4 menjelang lebaran jumlah pemudik yang menyeberang mulai menurun menjadi 119.984 orang.

Baca: Lebaran Idul Fitri Jatuh di Hari Jumat, NU-Muhammadiyah Kemungkinan Sama

Diperkirakan arus pemudik dari pulau Jawa ini trendnya akan menurun. Ini terlihat dari arus pemudik asal pulau Jawa yang tiba di pelabuhan Bakauheni yang pada H-3 di selasa (12/6) ini terlihat mulai menurun jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Baca: Boleh Dicoba, Ini 3 Teknik Pijat Tradisional yang Ampuh Cegah Pegal Saat Mudik

Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni, Saifulail Maslul Harahap mengatakan pihaknya masih belum bisa memprediksi apakah arus kedatangan pemudik dari pulau Jawa sudah akan menurun.

Karena, kata dia, hingga senin (11/6) kemarin masih ada buruh yang masuk kerja. Dan baru libur pada selasa ini.

 “Kita belum bisa memastikan, karena masih ada tiga hari. Ini pun masih ada buruh yang liburnya baru hari ini,” terang dirinya kepada tribun.

Karenanya, lanjut Saiful, bisa saja puncak arus mudik akan terjadi pada tiga hari terakhir menjelang lebaran. Tetapi jika merujuk data sejak H-8 hingga H-4, puncak arus memang ada di H-5 yang mencapai 126.407 pemudik.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help