Mudik Lebaran 2018

Lonjakan Penumpang di Terminal Rajabasa Diprediksi H-2 Lebaran

Lonjakan penumpang mudik lebaran di wilayah Terminal Rajabasa, Bandar Lampung diprediksi pada H-2 lebaran nanti.

Lonjakan Penumpang di Terminal Rajabasa Diprediksi H-2 Lebaran
Tribunlampung/Eka
Penumpang di Terminal Rajabasa 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Solichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Lonjakan penumpang mudik lebaran di wilayah Terminal Rajabasa, Bandar Lampung diprediksi pada H-2 lebaran nanti.

Pernyataan tersebut diungkapkan Denny Wijdan, Kepala Terminal Tipe A Rajabasa, Bandar Lampung saat dijumpai di Terminal Rajabasa, Senin (11/6).

Baca: Waduh, Pengamanan di Sea Port Kendor Saat Waktu Sahur

"Kalau prediksi lonjakan penumpang memasuki H-2 lebaran karena tahun ini libur lebih panjang dan sudah terpecah dibantu bus gratis maka rata-rata akan mencapai 6000an pemudik saja," terangnya.

Baca: Kurang Sosialisasi? Pemudik Tak Tau Ada Bus Langsung dari Bakauheni ke Unit 2

Jumlah data terupdate yaitu jumlah kedatangan penumpang di Terminal Rajabasa yaitu sebanyak 11.860, sementara untuk keberangkatan jumlah penumpang adalah 6.614.

"Itu data terupdate keseluruhan pada H-5 kemarin dengan tujuan untuk keberangkatan ke luar jawa dan ada juga yang lokalan," ungkapnya.

Lanjut Denny menjelaskan penumpang kemarin cenderung meningkat jumlahnya dan kemungkinan untuk mengantisipasinya karena kemungkinan nanti masih akan ada peningkatan nanti malam.

"Ya mengingat yang baru datang kebanyakan dari Jakarta karena sudah libur hari ini. Oleh karenanya saat ini yang terpantau kita mengalmi kenaikan sekitar 30 %," paparnya.

Peningkatan penumpang di Terminal Rajabasa pada prinsipnya cukup stabil hari ini karena sudah dilakukan perhitungan rata-rata dan kalaupun selisihnya sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Hari ini masih ada penurunan jika dibanding tahun lalu mengingat libur kita ini panjang dan sudah terpecah, memang sudah banyak dibantu oleh Kementerian BUMN untuk pelaksanaan mudik gratis," katanya. (eka)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help