Kematian Tragis Bunta dan Yongki, Dua Gajah Sumatera Terlatih yang Tewas Dibunuh Pemburu Gading!

Saat ini pemberitaan sedang diramaikan dengan kisah memilukan tentang kematian gajah jantan bernama Bunta.

Kematian Tragis Bunta dan Yongki, Dua Gajah Sumatera Terlatih yang Tewas Dibunuh Pemburu Gading!
Kolase/Twitter/Instagram/@tuluscompanyindonesia
Keadilan untuk Gajah Bunta 

Bagi yang dapat memberikan informasi akurat yang dapat mengarahkan Aparat Penegak Hukum untuk menangkap PELAKU pembunuhan GAJAH jinak yang bernama BUNTA di Aceh Timur.

Yang ingin memberikan info akurat harap mengirimkannya ke E-Mail saya: albiruny@gmail.com

Kerahasiaan dijamin oleh Gubernur.

Kepada PELAKU diharapkan segera menyerahkan diri kepada yang berwenang atau akan ditangkap dengan resiko yang tidak dapat diperkirakan." tulis Irwandi Yusuf pada status Facebook-nya.

Baca: Artis Aura Kasih Berduka, Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali Renggut Nyawa Pamannya

Tak berhenti sampai di situ, melansir dari Kompas.com pada Rabu (13/6/2018), BKSDA Provinsi Aceh juga akan menyediakan hadiah sebesar Rp 10 juta untuk pemberi informasi terkait pembunuhan Bunta.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BKSDA Provinsi Aceh, Sapto Aji Prabowo yang menyebutkan uang Rp 10 juta akan diberikan kepada siapapun pemberi informasi valid pelaku pembunuhan Bunta.

“Kami bersama mitra sediakan Rp 10 juta untuk informasi yang sahih terkait pelaku pembunuhan Bunta. Silakan sampaikan ke BKSDA Aceh, pemberi informasi akan dijamin kerahasiaannya,” sebut Sapto, Senin (11/6/2018).

Sapto sendiri juga menjelaskan bahwa Polres Aceh Timur dan Polda Aceh hingga kini terus mendalami pelaku pembunuhan Bunta.

Diketahui, Bunta adalah gajah terbaik yang dimiliki BKSDA Aceh yang usianya baru menginjak 27 tahun dan telah menjadi jinak 12 tahun terakhir.

Baca: Masih Berduka, Seperti Ini Perayaan Ulang Tahun Anak Olla Ramlan yang Penuh Haru

Pada awalnya, Bunta adalah hewan liar yang ditangkap di Desa Alue Rambe, Aceh Utara yang kemudian dilatih bersama tim BKSDA Aceh.

Halaman
1234
Penulis: teguh_prasetyo
Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help