Lebaran 2018

Bukan di Jalan Raya, Ini Tempat Terbaik Melakukan Takbir di Malam Lebaran

Menurutnya, yang terpenting dalam merayakan hari kemenangan Idul Fitri dengan gembira dan senang hati bukanlah konvoi atau berada di jalan raya.

Bukan di Jalan Raya, Ini Tempat Terbaik Melakukan Takbir di Malam Lebaran
KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA
Ilustrasi - Anggota Majelis Ta'lim Miftahul Huda melakukan pawai obor pada malam takbiran di sekitar kawasan Glodok, Jakarta Pusat, Sabtu (18/8/2012). Malam takbiran mengawali perayaan Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah yang jatuh pada Minggu,19 Agustus 2012. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Untuk merayakan hari kemenangan Idul Fitri yang lebih bermakna, Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana menghimbau warga masyarakat Lampung Utara agar tidak melakukan takbir keliling di Jalan Raya pada saat malam Lebaran 2018.

Kapolres meyampaikan, lebih baik melaksanakan takbir di masjid – masjid yang ada di sekitar kita agar lebih bermakna, selain itu juga untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Serta menghindari adanya kemacetan di sejumlah ruas jalan protokol yang ada di wilayah Lampung Utara.

Baca: Asyiknya Libur Lebaran di Pantai Minang Rua: Berburu Ikan Nemo nan Cantik

“Kami mengimbau untuk warga yang mau takbir, lebih baik dilakukan di masjid atau mushalla setempat saja agar lebih bermakna," ujar Kapolres, Kamis (14/6).

Baca: Penasaran Mengapa Tak Ada Sosok Ayah di Kaleng Biskuit Khong Guan? Ini Jawaban Pelukisnya

Menurutnya, yang terpenting dalam merayakan hari kemenangan Idul Fitri dengan gembira dan senang hati bukanlah konvoi atau jalan-jalannya. Justru sebaliknya, jika takbir keliling dilakukan dengan konvoi, ada beberapa peluang yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri seperti kecelakaan.

Jika semuanya melaksanakan takbir keliling ke Kota, maka Kotabumi akan penuh, sehingga akan terjadi kemacetan panjang. Takutnya tersenggol, sehingga rawan terjadinya perkelahian.

“Takbir keliling juga menghabiskan banyak energi dan bahan bakar, jadi cukup dilaksanakan di Desa masing-masing,” tukas Dia.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help