220 Warga Binaan Rutan Kotabumi Dapat Remisi Idul Fitri

Selain itu pemberian remisi juga merupakan wujud negara hadir untuk memberikan penghargaan bagi warga binaan

220 Warga Binaan Rutan Kotabumi Dapat Remisi Idul Fitri
Shutterstock
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sebanyak 220 warga binaan di Rutan Kotabumi mendapatkan remisi Idul Fitri 1439 H. Pemberian dilakukan secara simbolis, Jumat (15/6).‎ Seorang diantaranya langsung bebas, karena mendapatkan remisi lebaran.

Rony Kurnia, kepala Rutan Kelas II B Kotabumi mengatakan ‎pemberian remisi kepada 220 warga binaan, di rutan Kotabumi. Pemberian remisi ini adalah hak narapidana, sesuai dengan Pasal 34 Peraturan Pemerintah No 99 Tahun 2012.

"Remisi yang diberikan antara 15 hari hingga dua bulan, tergantung lamanya napi menjalani hukuman. Seorang warga binaan langsung bebas hari ini," katanya.

Dirinya mengatakan, pengurangan masa hukuman tersebut karena napi telah memenuhi syarat administratif dan substantif yang ditetapkan.

"Bagi mereka yang memperoleh remisi sepatutnya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sebab remisi merupakan hikmah yang layak narapidana terima," katanya.

Adapun napi dan napi anak yang mendapatkan remisi adalah mereka yang telah mengikuti pembinaan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Kotabumi di atas enam bulan hukuman.

Ia berharap agar pemberian remisi dapat memotivasi narapidana agar mencapai penyadaran diri untuk terus berbuat baik sehingga menjadi warga yang berguna bagi pembangunan, baik selama menjalani masa pidana maupun setelahnya.

"Selain itu pemberian remisi juga merupakan wujud negara hadir untuk memberikan penghargaan bagi warga binaan atas segala pencapaian positif itu," kata dia.

Tidak hanya itu, pada saat Lebaran, para keluarga dapat mengunjungi napi yang ada di Lapas/rutan. "Biasanya kunjungan keluarga napi ini membludak di lapas/rutan, dua hari lebaran," pungkas dia.

Rony menyebut, mereka warga binaan yang ada di Rutan sebanyak 450 orang. Kebanyakan dari mereka terlibat kasus begal atau pencurian motor disertai dengan kekerasan. "Hampir 50 persen warga binaan di Rutan tersangkut kasus begal," katanya.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help