Aktivitas Kembali Meningkat, Terjadi 139 Letusan Vulkanik di Gunung Anak Krakatau

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali meningkat merujuk data dari Vucano Activity Report (VAR)

Aktivitas Kembali Meningkat, Terjadi 139 Letusan Vulkanik di Gunung Anak Krakatau
Keindahan Gunung Anak Krakatau di tengah laut. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA -  Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali meningkat.

Merujuk data dari Vucano Activity Report (VAR), Minggu (1/7) terjadi 139 letusan dengan amplitudo 26-74 mm dan durasi 26-104 detik.

Aktivitas vulkanik lainnya hembusan kawah sebanyak 61 kali dengan amplitudo 9-50 mm dan durasi 16-110 detik.

Terjadi juga gempa tremor non harmonik 42 kali dengan amplitudo 9-34 mm dan durasi 42-174 detik.

Lalu gempa vulkanik dangkal sebanyak 12 kali dengan ampitudo 4-28 mm dan durasi 5-6 detik.

Pengamatan lainnya terjadi gempa vulkanik satu kali dengan amplitudo 66 mm, S-P :1 detik dan durasi 20 detik.

"Dari pengamatan visual melalui CCTV pada malam hari terpantau adanya sinar api dan guguran lava pijar dari kawah gunung".

Pengamatan hari ini (kemarin) aktivitas secara visual terhalang kabut, data aktivitas harian baru akan muncul nanti setelah 24 jam," terang Andi Suardi selaku Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan saat dikonfirmasi Tribun, Senin (2/7/2017).

Andi menambahkan, pola erupsi GAK strombolian, yakni asap/abu dari kegiatan aktivitas pada kawah gunung akan membentuk seperti tiang tinggi yang menjulang.

Gunung api yang terus mengalami pertumbuhan tersebut memiliki periode peningkatan aktivitas rentang 1-8 tahun.

Peningkatan aktivitas cukup menonjol tercatat pada 1995, 2001 dan 2007, 2012 dan 2018.

Selain itu, GAK terus mengalami pertumbuhan, ketinggian gunung itu saat ini mencapai sekitar 310 meter dari permukaan laut.

Terkait status GAK, ia menyatakan, masih berada pada level II waspada. Mengacu status itu, nelayan dan wisatawan dilarang mendekat dalam jarak 1-2 kilometer. (*)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved