PPDB SMP di Lampura Gunakan 3 Sistem

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), melalui tiga sistem.

PPDB SMP di Lampura Gunakan 3 Sistem
Tribunlampung/Bayu
Ilustrasi - ppdb reguler smp 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), melalui tiga sistem yakni jalur zonasi atau wilayah domisili, kemudian jalur khusus dan jalur prestasi.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Ka Disdik), Suwandi, kepada sejumlah wartawan.”Pendafataran untuk jalur prsetasi dan minat bakat, dibuka selama dua hari yakni mulai tanggal 2 Juli hingga 3 Juli,"katanya, Rabu (4/7).

Baca: Tri Herryanto Kecewa PPDB Jalur Zonasi di SMPN 2 Tak Berlaku untuk Umum

Dijelaskan, bagi peserta didik yang mendaftar melalui jalur prestasi diwajibkan membawa piagam atau sertifikat prestasi yang diterbitkan melalui lembaga pemerintah oraganisasi yang memiliki induk dari tingkat Kecamatan,Kabupaten, Povinsi dan nasional dengan predikat juara.

Baca: 10 Jam Diperiksa KPK Tanpa Ganti Pakaian Gubernur Irwandi Yusuf Diterbangkan ke Jakarta

"Kemudian Akte, KK, raport dan syarat lainnya. Sementara untuk jalur khusus bagi mereka yang terkendala faktor ekonomi harus melampirkan surat keterangan. Untuk informasi lengkapnya ada di sekolah masing-masing,”jelasnya.

Suwandi menambahkan, setelah pendaftaran jalur khusus dan jalur prestasi ditutup, sekolah akan membuka pendaftaran untuk jalur zonasi. Pendaftaran jalur Zonasi akan dimulai pada tanggal 4-7 Juli mendatang, dan pengumuman sendiri akan dilakukan pada 10 Juli .

Untuk perekrutmen siswa pada jalur zonasi ini pihaknya membagi 90 persen dari kuota penerimaan. sedangkkan untuk jalur khusus, dan jalur prestasi kuotanya masing-masing lima persen.

“Untuk jalur khusus diperuntukan bagi perpindahan domisili diluar zona, bencana alam,sosial ekonomi,anak tendik dan lain sebagainya. Sedangkan jalur Zonasi, itu akan ditentukan melalui titik koordinat tempat tinggal secara online.

Artinya disini Diknas tidak mempunyai kewenangan dalam perekrutan siswa SMP baru. Semua diserahkan sepenuhnya ke sekolah masing masing dan sistem yang bekerja sesuai ketentuan dan persyaratan,”tukasnya. (Ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help